ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Cincau Legendaris Khas Malang Laris Manis Selama Ramadan

Jumat, 13 Maret 2026 | 01:05 WIB
DF
IC
Penulis: Didik Fibrianto | Editor: CAH
Pekerja mengolah cincau khas Malang.
Pekerja mengolah cincau khas Malang. (Beritasatu.com/Didik Fibrianto)

Malang, Beritasatu.com - Cincau di Kota Malang, Jawa Timur, laris manis diburu pembeli saat Ramadan. Selain sebagai bahan pembuatan campuran minuman, cincau juga bermanfaat untuk menurunkan panas dalam.

Haryati, salah seorang produsen cincau warga Kebalen, Kota Malang, mengatakan selama awal Ramadan permintaan cincau cukup banyak.  Ia pun membuat setiap harinya hampir 100 kaleng.

"Setiap hari membuat cincau. Awal puasa permintaan lebih dari 100 kaleng," katanya Kamis (12/3/2026).

ADVERTISEMENT

Untuk membuat cincau, awalnya daun cincau atau daun cao didatangkan dari Ponorogo. Daun itu kemudian direbus dalam tong besar menggunakan tungku kayu bakar.

Proses memasak juga memerlukan waktu cukup lama antara 3-4 jam kemudian disaring dicampur dengan tepung sagu dan direbus kembali sekitar 1,5 jam. Cincau kemudian didinginkan antara 4-5 jam hingga mengeras. 

Semua pembuatan cincau ini dilakukan oleh tangan manusia atau tanpa mesin. Kendati begitu, produsen tetap menjaga kebersihan sehingga kualitas pun juga tetap dijaga.  

Cincau legendaris ini terasa nikmat jika diolah menjadi es cincau. Selain menyegarkan juga menyehatkan.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT