ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Film Miracle in Cell No. 7 Sukses Bikin Haru Banyak Orang

Jumat, 2 September 2022 | 20:55 WIB
CF
CR
Penulis: Chairul Fikri | Editor: CLA
Film Miracle in Cell No.7 versi Indonesia akan segera menyapa penonton di seluruh bioskop Tanah Air, seperti apa ceritanya?
Film Miracle in Cell No.7 versi Indonesia akan segera menyapa penonton di seluruh bioskop Tanah Air, seperti apa ceritanya? (Beritasatu Photo/Chairul Fikri)

Jakarta, Beritasatu.com - Sutradara film Miracle In Cell No. 7 versi Korea, Le Hwan Kyung, mengaku bahagia bisa menyaksikan pemutaran perdana film garapannya yang di-remake versi Indonesia oleh Sutradara Hanung Bramantyo. Hal itu diungkapkan Lee saat jumpa pers di Epicentrum Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis, (1/9/2022).

"Saya senang film yang saya sutradarai di-remake dalam versi Indonesia. Saya sangat menikmati filmnya, Saya suka karena ada warna Indonesia terlihat dalam film ini tanpa mengaburkan esensi film aslinya," ungkap Lee.

Senanda dengan Lee, Produser film Miracle in Cell No. 7 Korea, Kim Min Ki, juga memuji film produksi Falcon Pictures ini dan mengaku puas dengan hasil film yang di-remake di Indonesia.

"Jadi Indonesia menjadi negara ketujuh yang me-remake ulang film Miracle In Cell No. 7. Tapi ketika saya tonton filmnya, versi Indonesia yang terbaik, dan belum ada yang mampu menyainginya," puji Kim.

ADVERTISEMENT

Diterangkan Kim, paduan unsur Indonesia yang digabung dengan soundtrack film yang dinyanyikan Andmesh Kamaleng, mampu membuatnya kembali menangis saat melihat film yang diproduserinya di Korea itu.

"Saya pikir ini sangat bagus, dan untuk soundtrack-nya menambah sedih film ini, makanya saya jadi kepikiran me-remake versi Indonesia ke versi Koreanya," ucapnya.

Kim juga berkelakar bahwa film Miracle In Cell No. 7 ini akan dibawanya ke Korea dan akan dipertontonkan kepada grup KPop BTS.

"Saya ingin bawa pulang film ini ke negara saya (Korea) agar bisa di tonton BTS," tandasnya.

Film Miracle in Cell No. 7 versi Indonesianya sendiri dibintangi aktor Vino G. Bastian, Graciella Abigail, Indro Warkop, Tora Sudiro, Mawar De Jong, Rigen Rakelna, Indra Jegel, Brian Domani, Denny Sumargo, dan sejumlah aktor lainnya.

Sinopsis film Miracle in Cell No. 7
Film yang berkisah tentang Dodo Rozak (Vino G. Bastian) hanya ingin menjadi ayah yang baik bagi anaknya, Kartika (Graciella Abigail/Mawar de Jongh), sekalipun ia memiliki keterbatasan dalam hal kecerdasan, sehingga ia bertingkah dan berperilaku seperti anak-anak.

Pada kenyataannya, justru Kartika yang lebih sering menjaga dan merawat sang ayah. Keduanya hidup bahagia. Kartika bangga pada ayahnya yang sehari-hari berjualan balon.

Akan tetapi, kebahagiaan mereka tidak berlangsung lama, karena keduanya harus dipisahkan. Dodo ditangkap atas tuduhan memperkosa dan membunuh gadis kecil bernama Melati. Dodo dimasukkan ke penjara, lebih tepatnya ke dalam sel nomor tujuh yang dihuni oleh napi-napi beringas, seperti kepala napi (Indro Warkop), Jaki (Tora Sudiro), Bewok (Rigen Rakelna), Atmo (Indra Jegel), dan Asrul "Bule" (Bryan Domani).

Setelah berbagai peristiwa yang dialami Dodo di penjara, Dodo berhasil mendapatkan bantuan untuk menyelundupkan Kartika ke dalam selnya. Kedekatan Dodo dan Kartika menularkan kebahagiaan bagi napi dan sipir lain di dalam penjara.

Mereka mulai ragu apakah pria penyayang seperti Dodo, tega membunuh Melati. Sehingga membuat Kepala Lapas Hendro Sanusi (Denny Sumargo) tergerak untuk membantu Dodo Rozak menyelesaikan kasusnya.

Film Miracle In Cell No. 7 yang menceritakan isu pelecehan seksual pada anak itu diproduksi oleh pihak Falcon Pictures dan akan mulai tayang mulai 8 September 2022 mendatang di bioskop Tanah Air.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon