ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Intip Bisnis Buket Bunga dengan Orderan hingga Arab Saudi

Rabu, 8 November 2023 | 21:48 WIB
DW
MF
Penulis: Desi Wahyuni | Editor: DIN
Bisnis buket semakin menarik perhatian berbagai kalangan, termasuk di Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu, 8 November 2023.
Bisnis buket semakin menarik perhatian berbagai kalangan, termasuk di Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu, 8 November 2023. (Beritasatu.com/Desi Chaniago)

Bogor, Beritasatu.com - Bisnis buket semakin menarik perhatian berbagai kalangan, termasuk di Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Tidak main-main, bisnis ini mampu menghasilkan omzet hingga mencapai Rp 20 juta per bulan dan pernah menerima pesanan dari Saudi Arabia.

Tidak sekadar rangkaian bunga, uang dan makanan juga dapat dijadikan buket yang indah dan elegan dengan harga yang terjangkau.

Peluang bisnis buket ini menarik perhatian Ismiati, seorang warga Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Dimulai dari rasa cintanya terhadap bunga, ia berhasil mengubahnya menjadi sumber penghasilan. Delapan tahun yang lalu, setelah mengundurkan diri dari pekerjaannya di perusahaan swasta, Ismiati memulai bisnisnya melalui media sosial.

ADVERTISEMENT

Ibu satu anak ini menjelaskan bahan-bahan yang digunakan untuk membuat buket, termasuk styrofoam, kertas celophane bunga artifisial, isolasi, dan pita. Satu per satu bunga disusun dengan hati, kertas ditempatkan bersama, dan diakhiri dengan hiasan pita. Hasilnya adalah sebuah buket yang indah dan elegan dengan harga terjangkau, dijual seharga Rp 60 ribu.

"Awalnya, saya dan anak saya sangat menyukai bunga dan merangkainya. Di sini sulit menemukan toko bunga, sehingga kami memutuskan untuk membuat sendiri. Ternyata banyak yang menyukainya hingga akhirnya kami memulai bisnis ini," kata Ismiati kepada Beritasatu.com, Rabu (8/11/2023).

Bahkan, Ia pernah menerima pesanan dari Arab Saudi untuk anaknya yang tinggal di Cileungsi. Sekarang, omzetnya mencapai sekitar 15 hingga 20 juta.

Harga jual buket bervariasi tergantung jenis buket, baik itu snack maupun bunga yang ditawarkan. Buket dengan satu bunga dapat dibeli seharga Rp 15.000. Sementara buket dengan bunga tiruan dijual seharga Rp 55.000 hingga Rp 700.000, tergantung pada ukuran dan jumlah bunga yang dipilih.

Ketika mendapat banyak pesanan, Ismiati mampu menghasilkan omzet antara Rp 15 juta hingga Rp 20 juta per bulan.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Banyak Usaha Keluarga di Asia Tak Miliki Penerus yang Jelas

Banyak Usaha Keluarga di Asia Tak Miliki Penerus yang Jelas

EKONOMI
Bisnis Indonesia Kini Bergantung pada AI: Ancaman atau Peluang?

Bisnis Indonesia Kini Bergantung pada AI: Ancaman atau Peluang?

EKONOMI
Penyebab Utama Bisnis Keluarga Jarang Berhasil, Kadin Beri Solusi

Penyebab Utama Bisnis Keluarga Jarang Berhasil, Kadin Beri Solusi

EKONOMI
Presiden Prabowo Ingatkan Integritas Pengurus Koperasi Merah Putih

Presiden Prabowo Ingatkan Integritas Pengurus Koperasi Merah Putih

EKONOMI
Kuliah Bukan Halangan, Mahasiswa Perlu Giat Bangun Bisnis Sendiri

Kuliah Bukan Halangan, Mahasiswa Perlu Giat Bangun Bisnis Sendiri

NASIONAL
Presiden Prabowo Siap Berantas Premanisme Pengganggu Iklim Bisnis

Presiden Prabowo Siap Berantas Premanisme Pengganggu Iklim Bisnis

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon