DPR Buka Masa Sidang, Puan Maharani Singgung Aksi Kekerasan KKB di Papua
Selasa, 16 Mei 2023 | 13:55 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - DPR RI membuka Masa Persidangan V Tahun Sidang 2022-2023. Saat membuka masa sidang, Ketua DPR RI Puan Maharani menyinggung sejumlah hal, termasuk aksi kekerasan yang terus dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua beberapa waktu terakhir.
Menurut Puan, pemerintah dan aparat keamanan perlu menyiapkan strategi khusus untuk mengatasi aksi kekerasan KKB.
"Aksi kekerasan yang terus dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua juga menjadi perhatian DPR RI," ujar Puan dalam sambutannya di Rapat Paripurna, Gedung Nusantara II DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (16/5/2022).
Puan menilai aksi KKB ini sudah meresahkan, terutama karena banyak korban jiwa baik dari TNI maupun warga sipil. "Pemerintah harus dapat mencari solusi dan strategi yang tepat untuk mengatasi situasi yang tidak aman dan aksi yang mengancam warga sipil bahkan aksi yang telah menyebabkan jatuhnya korban jiwa, baik dari kalangan prajurit TNI maupun warga sipil," tandas Puan.
Selain masalah Papua, Puan mengungkapkan AKD DPR akan berfokus terhadap berbagai permasalahan yang menjadi perhatian rakyat seperti maraknya kasus kekerasan yang dilakukan oleh anak di bawah umur dan permasalahan kasus kekerasan pada Pekerja Migran Indonesia (PMI).
"Lalu, perlindungan hukum bagi tenaga kesehatan (Nakes), proses pengangkatan guru ASN Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan persiapan penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1444 H/2023 M," beber Puan.
Pada kesempatan itu, Puan juga menyatakan DPR telah mengagendakan serangkaian kegiatan bilateral, regional maupun internasional dalam upaya diplomasi parlemen. Pertemuan bilateral akan dilakukan melalui kunjungan dari Wakil Menteri Luar Negeri Polandia serta beberapa parlemen dari Negara Sarawak, Rumania, Armenia, dan Kroasia.
Sedangkan untuk kegiatan regional dan internasional yang akan dilakukan adalah Sidang Standing Committee on Economic and Sustainable Development Asian Parliamentary Assembly (APA) di Manama, Bahrain pada 16-17 Mei 2023 dan Sidang ke-6 of ASEAN Inter-Parliamentary Assembly Advisory Council on Dangerous Drugs (AIPACODD) di Bogor, Jawa Barat pada 29 Mei-1 Juni 2023.
Puan juga menyinggung pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-42 yang baru saja digelar pekan lalu di mana Indonesia bertindak sebagai tuan rumah. Parlemen-parlemen ASEAN turut menjadi peserta konferensi tertinggi di Asia Tenggara itu.
"Pada pertemuan ASEAN-AIPA Leaders’ Interface Meeting, di Labuan Bajo pada 10 Mei 2023, parlemen Indonesia telah menyuarakan dan merekomendasikan berbagai isu antara lain perdamaian dan kemanusiaan, pertumbuhan ekonomi, pelestarian lingkungan termasuk juga perlindungan pekerja migran," terang Puan.
"Melalui tugas diplomasi ini, DPR RI ikut mengambil tanggung jawab untuk membangun dunia yang lebih baik serta membangun tatanan sosial, ekonomi, dan politik yang humanis dan berkeadilan sosial," sambungnya.
Puan mengajak masyarakat Indonesia untuk turut berpartisipasi dalam pelaksanaan tugas-tugas DPR RI. Dia juga meminta seluruh anggota DPR RI untuk menjalankan tugas sebaik-baiknya di masa persidangan ini.
"Selamat bekerja memperjuangkan kesejahteraan rakyat," pungkas Puan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Seusai Divonis 18 Tahun, Nadiem Makarim Didukung Artis-Influencer




