Petugas Temukan Cacing Hati pada 9 Ekor Sapi Kurban di Temanggung
Kamis, 29 Juni 2023 | 14:43 WIB
Temanggung. Beritasatu.com - Tim pengawas pemotongan hewan kurban dari Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah menemukan 9 ekor sapi yang terinfeksi cacing hati atau fasciola hepatica. Agar tidak tidak tercampur dan membahayakan bila dikonsumsi manusia, hati sapi tersebut diamankan dan akan dimusnahkan.
Seperti yang terjadi di tempat pemotongan hewan kurban di Kowangan, Temanggung. Satu persatu hewan yang akan dipotong diperiksa oleh petugas. Ditempat ini terdapat 22 ekor sapi dan 36 ekor kambing yang akan dipotong pada pelaksanaan Iduladha 1444 H. Ironisnya dari 22 ekor sapi tersebut petugas menemukan 9 ekor sapi terinfeksi cacing hati.
"Dari pemeriksaan yang kita lakukan terhadap 22 ekor sapi yang disembelih ditempat ini ada 9 ekor sapi yang terkena cacing hati. dari 9 ekor tersebut paling parah itu 2 ekor dan harus di afkir hati sapi tersebut. Sementara yang lainnya hanya kita ambil pada bagian yang ada cacing hatinya," kata Kepala Puskeswan dan UPTD BIB, DKPPP Temanggung, Drh Nurul Hasanah saat ditemui di lokasi pemotongan hewan kurban di Kowangan, Kamis (29/6/2023)
Atas temuan tersebut petugas langsung mengamankan hati sapi yang terinfeksi cacing hati. Hal ini dilakukan agar tidak tercampur dengan daging lainnya. "Hati yang terinfeksi tersebut nantinya kita minta dan dimusnahkan dengan cara dibakar lalu dikubur" tambahnya
Fasciola hepatica pada hati hewan kurban ini dipengaruhi oleh pakan yang diberikan peternak, karena pakan yang masih basah diberikan kepada ternak dan biasanya pakan berupa rumput tersebut diambil dari sawah.
"Sapi tersebut makan rumput dari yang mengandung calon cacing. Awalnya dari sapi yang cacingan kemudian keluar lewat kotoran. Kotoran ini bisa mencemari perairan nanti menempel di rumput dari siput yang membawa calon cacing tersebut termakan hewan ternak atau sapi," ujarnya.
Petugas sebelumnya juga melakukan pemeriksaan ante mortem atau pemeriksaan kesehatan hewan potong sebelum dilakukan penyembelihan agar terhindar dari penyakit LSD atau lebih dikenal dengan penyakit lato-lato.
Dengan pemeriksaan ini diharapkan dapat menghindari pemotongan hewan kurban yang sakit/ tidak layak, serta menjamin kualitas karkas, daging dan jeroan yang aman, sehat, utuh dan halal (ASUH) yang beredar di masyarakat
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online




