Ini Pemicu Jemaah Haji Terpaksa Tidur di Luar Tenda di Mina
Jumat, 30 Juni 2023 | 14:22 WIB
Mina, Beritasatu. com - Kementerian Agama (Kemenag) akan mengevaluasi penggunaan kasur di tenda pemondokan (maktab) di Mina, Arab Saudi. Hal itu menyikapi jemaah haji Indonesia yang terpaksa tidur di luar tenda akibat over capacity atau kelebihan kapasitas.
Direktur Jenderal (Dirjen) Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah (PHU) Kemenag, Hilman Latief menjelaskan, sebelum digunakan, kapasitas tenda penginapan jemaah haji sudah di hitung.
"Sebetulnya kapasitas itu sudah diukur oleh para petugas kita. Satu tenda isinya berapa, tetapi kemudian di lapangan ada berapa maktab dengan tenda over capacity sehingga jemaah haji memindahkan kasur ke luar tenda," ujarnya, Jumat (30/6/2023).
Hilman menyadari, penggunaan kasur di tenda pemondokan atau maktab berdampak pada kapasitas jumlah jemaah haji yang mampu ditampung di dalam tenda.
"Dulu tanpa kasur orang bisa mepet, tetapi dengan kasur itu, akhirnya di hitungan kami pun berat. Kalau kasur dikeluarkan bisa nambah orang," katanya.
Penggunaan kasur untuk jemaah haji di tenda penginapan, kata Hilman, sudah memasuki tahun kedua. Sebenarnya, penggunaan kasur sudah dilakukan sejak tahun 2022, termasuk dampaknya terhadap jemaah haji.
Namun. tahun lalu kuota jemaah haji hanya separuh dari kondisi normal, sehingga tidak menimbulkan masalah. "Penggunaan kasur ini dimulai tahun lalu, tetapi tahun lalu kan 50% jumlah jemaah haji. Ternyata kalau semua orang masing-masing punya kasur maka ada orang yang tergeser," ujarnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




