ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Momen Firli Bahuri Menghindar hingga Tutup Wajah Seusai Diperiksa di Bareskrim

Kamis, 16 November 2023 | 23:19 WIB
IO
MF
Penulis: Ilham Oktafian | Editor: DIN
Ketua KPK Firli Bahuri memilih menghindar dari awak media seusai menjalani pemeriksaan terkait kasus dugaan pemerasan pimpinan KPK terhadap eks Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) di Bareskrim Mabes Polri pada Kamis, 16 November 2023.
Ketua KPK Firli Bahuri memilih menghindar dari awak media seusai menjalani pemeriksaan terkait kasus dugaan pemerasan pimpinan KPK terhadap eks Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) di Bareskrim Mabes Polri pada Kamis, 16 November 2023. (Beritasatu.com/Ilham Oktafian)

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua KPK Firli Bahuri memilih menghindar dari awak media seusai menjalani pemeriksaan terkait kasus dugaan pemerasan pimpinan KPK terhadap eks Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) di Bareskrim Mabes Polri pada Kamis (16/11/2023).

Momen tersebut terjadi saat awak media mengetahui Firli diam-diam keluar melalui pintu Gedung Rupatama.

Firli kemudian bergegas masuk mobil Hyundai berpelat B 1917 TJQ. Awak media kemudian mengejarnya untuk mencecar sejumlah pertanyaan.

Alih-alih keluar mobil, Firli memilih memghindar hingga menutup kaca mobil tersebut. Bahkan, Firli menutupi wajahnya dengan tas.

ADVERTISEMENT

Dirreskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Ade Safri Simanjuntak mengatakan, Firli diperiksa selama 4 jam dan dicecar 15 pertanyaan oleh penyidik.

"Setidaknya ada 15 pertanyaan yang diajukan kepada FB selaku ketua KPK dalam kapasitasnya sebagai saksi untuk dimintai keterangan tambahnnya pada hari ini oleh penyidik gabungan subdit Tipikor Ditkrimsus Polda Metro Jaya dan dittipidkor Bareskrim Polri," kata Dirreskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Ade Safri Simanjuntak kepada wartawan Kamis (16/11/2023).

Ade tak memerinci pertanyaan apa saja yang diajukan terhadap Firli. Namun dia menyebut, keterangan Firli dibutuhkan dalam tambahan materi penyidikan.

Ade menambahkan seusai memeriksa Firli, pihaknya bakal melakukan konsolidasi. Nantinya, konsolidasi tersebut bakal menentukan apakah perlu melakukan gelar perkara penetapan tersangka atau tidak.

"Dari hasil pemeriksaan pada hari ini, selanjutnya penyidik gabungan akan melakukan konsolidasi, melakukan anev (analisis evaluasi) dari perjalanan sidik yang telah kita lakukan mulai 9 November hingga hari ini, Kamis 16 November 2023, untuk menentukan tindak langkah penyidikan selanjutnya," kata Ade.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon