ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Jokowi Sebut Harga Cabai Rawit dan Beras Sudah Terkendali

Selasa, 2 Januari 2024 | 10:39 WIB
A
IC
Penulis: Antara | Editor: CAH
Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat menyampaikan keterangan kepada wartawan di sela kunjungan kerja ke Pasar Tradisional Purworejo, Jawa Tengah, Selasa, 2 Januari 2024.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat menyampaikan keterangan kepada wartawan di sela kunjungan kerja ke Pasar Tradisional Purworejo, Jawa Tengah, Selasa, 2 Januari 2024. (Antara/Antara)

Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan bahwa harga cabai rawit merah di pasar tradisional kembali terkendali, stabil di kisaran harga yang wajar sekitar Rp 70.000 per kilogram.

Dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden, Jokowi juga menyoroti perubahan iklim Super El Nino yang memengaruhi harga beras secara global. Namun, ia menegaskan bahwa implementasi strategi cadangan beras nasional telah berhasil menjaga harga beras tetap terkendali.

"Saya memantau harga-harga, terutama yang mengalami lonjakan signifikan, seperti cabai rawit yang sempat mencapai Rp 120.000, saya lihat terakhir di Jakarta. Sekarang sudah turun menjadi Rp 70.000 di sini. Saya kira, penurunan harga cabai rawit ini sudah cukup baik," ujar Presiden Jokowi saat melakukan peninjauan harga pangan di Pasar Tradisional Purworejo, Jawa Tengah, Selasa (2/1/2024).

ADVERTISEMENT

Selain itu, Presiden Jokowi juga memeriksa harga beras yang terkena dampak perubahan iklim Super El Nino, yang menyebabkan 22 negara di dunia menghentikan ekspor beras mereka ke berbagai negara.

"Ini terjadi di seluruh dunia karena pertama, ada perubahan iklim Super El Nino, 22 negara menghentikan ekspor beras sehingga terjadi goncangan harga beras dan pangan di seluruh dunia, memengaruhi semua negara," kata Presiden Jokowi.

Presiden memastikan bahwa kenaikan harga beras di Indonesia tidak sehebat yang terjadi di negara-negara lain, berkat strategi pengendalian pasokan di gudang Badan Urusan Logistik (Bulog) di berbagai daerah.

Hingga akhir tahun 2023, Presiden Jokowi melaporkan bahwa cadangan beras nasional mencapai 1,4 juta ton, dan jumlah tersebut akan terus ditambah melalui impor beras dari berbagai negara.

"Kita dapat mengendalikannya karena stok Bulog saat ini sangat baik," kata Presiden Jokowi.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Jokowi: Saya Berduka Atas Gugurnya 3 Prajurit Terbaik TNI di Lebanon

Jokowi: Saya Berduka Atas Gugurnya 3 Prajurit Terbaik TNI di Lebanon

NASIONAL
Jokowi Enggan Berspekulasi Soal Tokoh Koordinator Isu Ijazah Palsu

Jokowi Enggan Berspekulasi Soal Tokoh Koordinator Isu Ijazah Palsu

NASIONAL
Dubes Iran Bertemu Jokowi di Solo, Ini yang Dibahas

Dubes Iran Bertemu Jokowi di Solo, Ini yang Dibahas

NASIONAL
Stafsus Wapres Tina Talisa Bertemu Jokowi, IKN dan Persatuan Disorot

Stafsus Wapres Tina Talisa Bertemu Jokowi, IKN dan Persatuan Disorot

NASIONAL
Isu Politik Sepekan: Kasus Air Keras hingga Prabowo Jamu SBY-Jokowi

Isu Politik Sepekan: Kasus Air Keras hingga Prabowo Jamu SBY-Jokowi

NASIONAL
Prabowo Dijadwalkan Bertemu SBY dan Jokowi di Istana

Prabowo Dijadwalkan Bertemu SBY dan Jokowi di Istana

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT