ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Patuh Arahan Prabowo, Relawan Tak Gelar Aksi di Gedung MK

Senin, 22 April 2024 | 11:32 WIB
CS
WP
Penulis: Celvin Moniaga Sipahutar | Editor: WBP
Ketua Dewan Pimpinan Nasional Gugus Tugas Indonesia Raya (Getar 08), Jimmy Rol Torar.
Ketua Dewan Pimpinan Nasional Gugus Tugas Indonesia Raya (Getar 08), Jimmy Rol Torar. (Beritasatu.com/Celvin Sipahutar)

Jakarta, Beritasatu.com - Relawan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka memastikan tidak akan mendatangi gedung Mahkamah Konstitusi (MK) untuk menggelar aksi selama sidang sengketa Pilpres 2024, Senin (22/4/2024).

Hal itu disampaikan Ketua Dewan Pimpinan Nasional Gugus Tugas Indonesia Raya (Getar 08), Jimmy Rol Torar. Menurutnya, hal ini sejalan dengan arahan capres terpilih Prabowo kepada para relawan.

"Relawan 02 sudah diperintahkan, tidak boleh turun ke MK. Itu saja perintah Pak Prabowo dan Pak Gibran. Relawan, ormas perkumpulan, simpatisan, pengusung, pendukung tidak boleh datang di MK. Bagusnya diam di rumah dan berdoa untuk kemenangan Prabowo dan untuk pengumuman yang adil dan sejujur-jujurnya," kata Jimmy kepada Beritasatu.com, di gedung MK, Senin (22/4/2024). 

ADVERTISEMENT

Jimmy menambahkan, instruksi Prabowo tersebut guna mendukung terciptanya kondisi yang damai dan kondusif di MK selama sidang berlangsung. "Kita mau damai. Kita enggak mau benturan. Pak Prabowo sudah konferensi pers, 'Tolong jangan turun'. Kami sebagai koordinator lapangan ya jangan turun. Kalau kami turun, jutaan manusia ada di Jalan Merdeka, di kantor Mahkamah Konstitusi," imbuhnya.

Lebih lanjut, Jimmy mengatakan semua pasangan calon (paslon), termasuk Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD merupakan putra-putra terbaik bangsa.

Jimmy berharap, paslon sekaligus para pemohon tersebut dapat menerima jika putusan MK menolak tuntutan-tuntutan yang telah disampaikan selama sidang sengketa Pilpres 2024. Selain itu, Jimmy menyatakan rekonsiliasi pasca-pertarungan di Pilpres 2024 penting untuk kebaikan bangsa dan negara.

"Pak Ganjar dan Mahfud MD tokoh nasional. Pak Anis, Muhaimin tokoh nasional. Semua tokoh-tokoh bangsa. Ditambah Pak Prabowo dengan Gibran bersatu 2045 bukan hanya emas, bukan hanya Indonesia emas saja, tambah lagi di atas emas. Harus bersatu padu," tuturnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon