ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Tip Menyimpan dan Mengolah Daging Kurban ala Pakar UGM

Kamis, 9 Mei 2024 | 13:12 WIB
CN
BW
Penulis: Chandra Adi Nurwidya | Editor: BW
Ilustrasi Daging Kurban Idul Adha
Ilustrasi Daging Kurban Idul Adha (Freepik)

Yogyakarta, Beritasatu.com - Perayaan Iduladha identik dengan daging kurban, baik itu daging sapi maupun kambing. Namun demikian, sampai saat ini masih banyak masyarakat yang melakukan kesalahan dalam menyimpan dan mengolah daging kurban. Wakil Ketua Halal Center UGM, Nanung Danar Dono mengatakan daging kurban harus segera dimasak atau disimpan setelah lepas dari tubuh hewan, karena makin lama dibiarkan akan makin banyak mikroba hidup dan tumbuh di dalam daging tersebut.

“Jangan sampai mikroba tumbuh dalam daging sehingga segera masak atau simpan,” papar Nanung, Kamis (9/5/2024).

Nanung mengingatkan ketika menyimpan daging kurban kualitasnya harus tetap dijaga. Caranya, jika kotor segera cuci dengan air bersih dan segera dimasak. Jika kondisi daging masih bersih tidak perlu dicuci dan lngsung bisa disimpan. Selain itu, saat menyimpan daging kurban diharapkan dipotong kecil-kecil terlebih dahulu dan masukan dalam plastik bening ukuran 1 kg.

ADVERTISEMENT

“Jangan langsung memasukkan daging dalam freezer. Biarkan transit dahulu dalam kulkas 12-24 jam terlebih dulu,” kata dosen Fakultas Peternakan UGM ini.

Untuk membuat daging kembali empuk setelah disimpan dalam freezer bisa dilakukan dengan teknik thawing.

Thawing adalah proses atau usaha mengembalikan keempukan daging yang telah beku. Lalu, bagaimana proses thawing dengan benar?

Berikut tip menyimpan dan mengolah daging kurban:
1.    Jangan memasak daging beku yang baru keluar dari freezer.
2.    Biarkan daging tetap utuh di dalam plastik pembungkusnya.
3.    Letakkan daging di bawah air kran (pada suhu normal).
4.    Jika sudah kembali empuk buka kantong, cuci bersih daging dan bilas beberapa kali hingga daging benar-benar bersih.

Nanung juga mengingatkan agar masyarakat benar-benar jeli ketika memilih hewan kurban. Selain memilih hewan kurban yang sehat, masyarakat diimbau untuk tidak membeli hewan kurban yang dipelihara di tempat pembuangan sampah. Pasalnya, hewan tersebut kemungkinan mengonsumsi limbah logam berat.
 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon