ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

6 Hal Ini Jangan Dilakukan Jemaah Haji di Tanah Suci

Jumat, 17 Mei 2024 | 14:15 WIB
RP
H
Penulis: Ratim Adi Purnomo | Editor: HE
Jemaah haji di Arab Saudi.
Jemaah haji di Arab Saudi. (AFP)

Makkah, Beritasatu.com - Pernah dengar peribahasa "lain ladang lain belalang, lain lubuk lain ikannya". Peribahasa ini mengandung pesan bahwa berbeda tempat atau daerah, berbeda pula adat istiadat atau aturannya.

Peribahasa ini penting untuk diingat para jemaah calon haji Indonesia. Pasalnya selama sekitar 40 hari jemaah akan berada di tanah suci. Di sana tentu saja aturan mainnya akan berbeda dibandingkan di Indonesia. Karenanya, jemaah haji perlu mengetahui apa saja yang dilarang dilakukan di Arab Saudi untuk menghindari terjadinya masalah selama menjalankan ibadah haji.

Berikut beberapa perilaku yang harus dihindari selama berada di Tanah Suci:

ADVERTISEMENT

1. Membentangkan spanduk 
Berfoto dengan membentangkan spanduk atau menggunakan identitas kelompok apabila melakukan perjalanan atau wisata merupakan sesuatu yang lazim dilakukan di Indonesia. Namun, jangan coba melakukan hal ini saat berhaji, apalagi hal tersebut dilakukan di kawasan Masjidil Haram atau Masjid Nabawi. Anda harus siap-siap berurusan dengan pihak keamanan di Arab Saudi apabila melakukan hal tersebut.

Di dalam maupun di luar kompleks masjid, jemaah jangan sekali-sekali membentangkan spanduk, barang, atau bendera yang menunjukkan identitas personal atau kelompok tertentu. Otoritas Saudi melarang keras pengibaran penanda tersebut. Bahkan, jemaah juga dilarang membentangkan bendera Merah Putih.

2. Berkerumun lebih dari lima orang
Arab Saudi juga menerapkan aturan ketat bagi jemaah yang berkerumun lima orang atau lebih dalam jangka waktu lama di dalam Masjidil Haram. Jika menemukan jemaah yang melakukan hal ini, askar masjid pasti memperingatkan, seperti meminta jemaah jalan dan sebagainya.

Selain berpotensi menghambat alur pergerakan orang, berkerumunnya jemaah juga bisa menimbulkan kecurigaan tersendiri. Karenanya, apabila harus bertemu dengan jemaah lain, lebih baik tidak di kompleks masjid, atau dilakukan terbatas dan sambil bergerak.

3. Mengambil barang temuan
Jangan sekali-kali mengambil barang yang tergeletak di masjid dan sekitarnya. Meskipun niat jemaah baik untuk mengamankan barang tersebut, hal itu bisa dimaknai lain, seperti dicurigai mencuri dan sebagainya. Ratusan CCTV yang berada di dalam dan luar masjid  bisa menangkap pergerakan jemaah yang dicurigai tersebut. Jika menemukan barang berharga yang tercecer atau tergeletak, lebih baik segera menghubungi petugas terdekat.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Menag Pastikan Pemulangan Jemaah Haji Berjalan Lancar

Menag Pastikan Pemulangan Jemaah Haji Berjalan Lancar

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon