BPKH Cari Investor untuk Siapkan Akomodasi Jemaah Haji dan Umrah 2025
Selasa, 23 Juli 2024 | 03:08 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) melalui anak usahanya BPKH Limited mengaku tengah mengincar investasi untuk mempersiapkan akomodasi bagi jemaah haji Indonesia pada 2025.
Upaya tersebut dilakukan dengan berpartisipasi dalam International Islamic Expo 2024, pameran perjalanan, dan pariwisata Islam terbesar di dunia, yang akan berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC), pada 26-28 Juli 2024.
Direktur BPKH Limited Sidiq Haryono mengatakan, International Islamic Expo 2024 menjadi ajang bagi BPKH Limited untuk hard selling sekaligus memperkenalkan diri kepada para pelaku usaha dalam ekosistem umrah dan haji.
“Kita ingin sampaikan ke publik, bahwa BPKH memiliki anak usaha yang sudah establish di Arab Saudi bernama syarikat BPKH Limited yang bergerak di beberapa sektor, termasuk di dalamnya pelayanan untuk umrah dan haji. Di expo ini ada ekosistem umrah dan haji dunia, khususnya dari Saudi yang datang ke Indonesia untuk mencari market,” kata Sidiq dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (22/7/2024).
Sidiq mengungkapkan, salah satu kesepakatan penting yang akan ditandatangani dalam forum ini adalah kemitraan strategis dengan PT Arsy Buana Travelindo Tbk, emiten service provider umrah haji yang sudah tercatat di pasar modal Indonesia dengan kode HAJJ.
“Mereka (HAJJ) juga memiliki anak usaha seperti BPKH Limited di Arab Saudi. Pada 26 Juli kami akan melakukan tanda tangan kontrak kerja sama yang sudah konkret, untuk mengelola satu hotel yang berlokasi di kawasan Markaziah, Madinah Al Munawwarah, untuk musim umrah," ungkapnya.
Selain HAJJ, BPKH Limited juga menggandeng konsorsium lokal untuk mempersiapkan akomodasi bagi jemaah haji Indonesia pada 2025.
“Di Arab Saudi, BPKH Limited bersama Arsy Buana Travelindo dan partner lokal (owner hotel) telah berupaya membuat kesepakatan bersama untuk dapat melayani jemaah haji Indonesia pada 1446 Hijriah. Kesimpulan konkret kesepahaman ini adalah kami sangat siap menyediakan minimal 10.000 bed untuk jemaah haji Indonesia selama berada di Madinah, tentu areanya adalah Markaziah, ada beberapa hotel yang kami tampilkan selama perhelatan International Islamic Expo 2024,” bebernya.
Sidiq memaparkan, selama pelaksanaan haji 2024, pihaknya telah memasok 76 ton bumbu khas Indonesia, untuk memperbesar tingkat kandungan falam negeri (TKDN) dalam layanan konsumsi jemaah selama di tanah suci dan serving makanan siap saji.
“Target kita tahun depan kuantitasnya akan jauh bertambah, untuk pemenuhan kebutuhan bumbu akan ditingkatkan kurang lebih sampai dengan 300 ton dan untuk makanan siap saji untuk pada 1446 Hijriah akan ditingkatkan dari dua kali makan menjadi sembilan sampai 12 kali.” jelasnya.
Selain itu, BPKH Limited juga mengoptimalkan lobi dan resto di sekitar hotel yang mereka kelola di Makkah, untuk disewakan kepada pelaku UMKM khususnya diaspora Indonesia di Saudi.
“Kami siap mendukung UMKM Indonesia yang ingin membuka usaha di Arab Saudi pada musim haji mendatang,” pungkas Sidiq.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




