Cerita Uskup Agung Jakarta, Paus Fransiskus Singgung Beda Eropa dan Indonesia
Jumat, 6 September 2024 | 17:18 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Uskup Agung Jakarta Kardinal lgnatius Suharyo mengungkapkan pengalamannya saat berkesempatan menemani Paus Fransiskus dalam kunjungan apostolik ke Indonesia.
Salah satu momen yang disampaikan oleh Suharyo adalah perbedaan antara Eropa dengan Indonesia. Suharyo mengatakan, Paus merasa senang dengan kehadiran orang tua di Indonesia yang membawa anak-anak saat menyambutnya.
Suharyo menyebut, Paus Fransiskus menyebut hal itu berbeda dengan kondisi orang tua negara-negara lainnya, khususnya di Eropa yang lebih memilih mengasuh hewan peliharaan seperti kucing atau anjing ketimbang anak.
"Ada macam-macam hal sepotong yang di selip-selipkan di dalam sambutan-sambutan beliau (Paus). Misalnya mengenai Eropa yang sekarang banyak keluarga-keluarga yang tidak punya anak. Mereka lebih suka memelihara kucing, anjing, tetapi tidak mau mempunyai anak," ujar Suharyo saat ditemui di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Jumat (6/9/2024).
Dalam penilaian Paus Fransiskus, kata Suharyo, orang tua yang memiliki atau mengasuh anak merupakan suatu contoh yang bagus bagi suatu negara. Kemudian contoh tersebut dapat ditunjukkan oleh Indonesia.
"Maka ketika lewat di jalan melihat sekian banyak anak, saya beberapa kali diajak satu mobil dengan mobil. Beliau ngajak ngomong sama sopirnya 'lihat tidak ada kucing, tidak ada anjing di sini, semua anak-anak yang bagus,'" imbuh Suharyo membeberkan percakapan Paus Fransiskus.
Selama kunjungannya di Indonesia, Paus Fransiskus memang beberapa kali menyempatkan diri untuk menyapa umat Katolik khususnya yang membawa anak-anak untuk kemudian diberkati. Paus bahkan juga sempat memberikan hadiah.
Disampaikan Suharyo, Paus Fransiskus sangat berbahagia selama berkunjung ke Indonesia. Selama tiga hari ini, Paus telah melakukan pertemuan dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi), berkunjung ke Gereja Katedral, Masjid Istiqlal, hingga memimpin misa akbar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).
"Saya dua kali, satu mobil dengan beliau. Itu beliau mengatakan berkali-kali 'saya sangat bahagia di sini'. Kemarin menjelang ke GBK, beliau mengatakan 'keramahtamahan masyarakat Anda itu sungguh menyentuh hati saya'. Saya kira semua tahu pemerintah memberikan yang paling baik untuk Bapak Suci," tutur Suharyo.
Indonesia menjadi negara pertama yang dikunjungi Paus Fransiskus dalam rangkaian tur apostolik Asia-Pasifik, yang berlangsung dari 3 hingga 13 September 2024. Setelah Indonesia, Paus Fransiskus akan melanjutkan perjalanan ke Port Moresby dan Vanimo (Papua Nugini), Dili (Timor Leste), serta Singapura.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




