Paus Leo XIV Serukan Perdamaian dan Rekonsiliasi
Minggu, 8 Juni 2025 | 22:00 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Paus Leo XIV mengkritik keras gerakan politik nasionalis yang kian marak di berbagai belahan dunia. Dalam Misa Minggu yang digelar di Lapangan Santo Petrus, Vatikan, di hadapan puluhan ribu umat Katolik, Paus menyerukan rekonsiliasi dan dialog sebagai bentuk komitmennya menjadikan Gereja Katolik simbol perdamaian.
Dalam khotbahnya, Paus Leo XIV memohon kepada Roh Kudus agar meruntuhkan penghalang dan menghancurkan tembok kebencian dan ketidakpedulian.
"Di mana ada cinta, tidak ada ruang untuk prasangka, untuk zona 'keamanan' yang memisahkan kita dari sesama, atau pola pikir eksklusif yang, sayangnya, kini juga muncul dalam bentuk nasionalisme politik," tegas Paus Leo XIV, Minggu (8/6/2025).
Meskipun tidak menyebutkan negara atau tokoh politik secara spesifik, pernyataannya dianggap sebagai peringatan atas meningkatnya retorika politik yang memecah belah di sejumlah negara.
Paus Leo XIV juga mengutip pesan Paus Fransiskus dalam perayaan Pentakosta Mei 2023, yang menyatakan bahwa “di dunia ini kita semua saling terhubung, tetapi justru merasa terputus satu sama lain, dibius oleh ketidakpedulian dan diliputi kesepian.”
Paus Leo XIV juga mengecam berbagai konflik bersenjata yang masih berkecamuk di berbagai belahan dunia dan memohon anugerah kedamaian.
"Pertama-tama, damai di dalam hati kita, karena hanya hati yang damai yang dapat membawa damai dalam keluarga, masyarakat, dan hubungan internasional," ucapnya, sembari memanjatkan doa untuk rekonsiliasi dan dialog di wilayah yang dilanda peperangan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




