ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Wakil Ketua KPK: Pejabat Sudah Tak Takut Korupsi

Jumat, 13 September 2024 | 09:36 WIB
Z
DM
Penulis: Zhulfakar | Editor: DM
Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Alexander Marwata menilai keputusan Dewan Pengawas (Dewas) KPK pada sidang etik Wakil Ketua Nurul Ghufron sudah dipertimbangkan dari berbagai aspek.
Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Alexander Marwata menilai keputusan Dewan Pengawas (Dewas) KPK pada sidang etik Wakil Ketua Nurul Ghufron sudah dipertimbangkan dari berbagai aspek. (Beritsatu.com/Sella Rizky Deviani)

Bogor, Beritasatu.com - Wakil Ketua KPK Alexander Marwata menyebutkan para pejabat di Indonesia melihat tindakan korupsi bukanlah hal yang mebakutkan lagi. Sudut pandang inilah yang membuat turunnya indeks persepsi korupsi di Indonesia.

"Saya kan juga banyak menerima informasi dan mendengar cerita dari para penyelenggara negara, yaitu pejabat-pejabat. Sekarang orang enggak takut lagi kan untuk korupsi," katanya kepada awak media saat media gathering KPK di Hotel Kian Mas, Bogor pada Kamis (12/9/2024).

Alex mengungkap hal itu terjadi karena tindakan korupsi di Indonesia itu memiliki risiko yang kecil. Namun, justru keuntungan yang didapatkan besar.

ADVERTISEMENT

"Korupsi di Indonesia itu risikonya rendah. Berbeda dengan investasi yang high risk. Korupsi itu risiko rendah, kemungkinan untuk mendapatkan keuntungan yang besar," tuturnya.

Alex mencontohkan negara lain juga sempat mengalami hal serupa tetapi dapat keluar dari permasalahan tersebut. Misalnya, Singapura dan Hong Kong yang kini tegas menindak pelaku korupsi.

"Di Indonesia kita belum mendapatkan momentum seperti itu. Belum ada pimpinan negara yang berani men-declare zero tolerance terhadap korupsi. Dengan kekuasaan memerintahkan seluruh aparat untuk memerangi korupsi, kita belum pernah punya pimpinan seperti itu," tegasnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online

Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online

NASIONAL
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras

KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras

NASIONAL
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP

Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP

NASIONAL
KPK Bongkar Dugaan Setoran Miliaran ke Pejabat Kemenaker

KPK Bongkar Dugaan Setoran Miliaran ke Pejabat Kemenaker

NASIONAL
KPK Fasilitasi Ibadah Kenaikan Yesus Kristus 8 Tahanan Nasrani

KPK Fasilitasi Ibadah Kenaikan Yesus Kristus 8 Tahanan Nasrani

NASIONAL
Sita 1 Kontainer Onderdil, KPK Bakal Panggil Pejabat Bea Cukai Jateng

Sita 1 Kontainer Onderdil, KPK Bakal Panggil Pejabat Bea Cukai Jateng

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon