Polisi Periksa Saksi Kasus Pelecehan oleh Dokter Persada Hospital
Senin, 21 April 2025 | 14:38 WIB
Malang, Beritasatu.com - Satreskrim Polresta Malang Kota, Jawa Timur, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan saksi berinisial Y terkait kasus dugaan pelecehan seksual oleh oknum dokter AY di Persada Hospital terhadap pasiennya, seorang konten kreator berinisial QAR.
Olah TKP dan pemeriksaan saksi pada Sabtu (19/4/2025) itu dilakukan untuk mencari alat bukti tambahan dalam kasus tersebut.
Kasi Humas Polresta Malang Ipda Yudi Risdianto membenarkan bahwa penyidik Satreskrim sudah mendatangi Persada Hospital untuk melakukan pengecekan dan olah TKP untuk mencari tambahan alat bukti lain.
"Kemarin Satreskrim telah melaksanakan pengecekan di TKP (Persada Hospital, red) untuk melakukan pencarian barang bukti dan saksi-saksi yang melihat, mendengar kejadian dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oknum dokter salah satu rumah sakit swasta di Kota Malang," kata Yudi, Senin (21/4/2025).
Menurut Yudi, setelah olah TKP di Persada Hospital, penyidik juga sudah melakukan pemanggilan terhadap seseorang berinisial Y untuk diperiksa sebagai saksi.
"Kemarin kita melaksanakan pemeriksaan satu saksi atas nama Y dan sudah dimintai keterangannya," jelasnya.
Selain memeriksa Y, penyidik juga akan melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi lain yang diduga mengetahui kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh oknum dokter di Persada Hospital itu.
"Kita akan memeriksa saksi-saksi lain yang ada di TKP," ujar Yudi.
Yudi menjelaskan, di Persada Hospital, petugas melakukan pengecekan di ruangan yang diduga menjadi TKP. Selain itu, pihaknya juga mencari bukti CCTV yang terpasang di rumah sakit.
Dia menambahkan, setelah alat bukti terkumpul, pihaknya akan melakukan pemanggilan saksi-saksi tersebut, termasuk pemanggilan oknum dokter yang dilaporkan melakukan pelecehan seksual terhadap pasiennya tersebut.
"Jadi pemanggilannya oknum dokter, menunggu hasil keterangan atau penyelidikan lebih lanjut yang dilakukan oleh Satrekrim Polresta Malang Kota," pungkas Yudi.
Kasus dugaan pelecehan oleh oknum dokter tersebut terungkap setelah seorang konten kreator dengan akun Instagram @qorryauliarachmah menceritakan kronologis detail dugaan pelecehan seksual dialaminya saat masuk IGD Persada Hospital. Saat itu, ia menderita sinusitis dan vertigo berat.
Ia menyebut dokter Y sempat melepas baju pasien dan diduga memotret bagian sensitif miliknya dengan menggunakan telepon genggam.
QAR menjelaskan sebelum pelecehan itu terjadi, pelaku melakukan pemeriksaan dan rongent.
Modus yang dilakukan dokter tersebut, yakni dengan meminta nomor telepon korban dengan alasan untuk mengirim hasil pemeriksaan melalui WhatsApp.
Namun, ternyata oknum dokter tersebut mengiriminya pesan di luar urusan pemeriksaan kesehatan.
Diketahui, hingga saat ini kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh oknum dokter Persada Hospital masih akan terus didalami oleh kepolisian Satreskrim Polresta Malang Kota.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online




