KND Minta Penyandang Disabilitas Bisa Masuk Sekolah Rakyat
Kamis, 22 Mei 2025 | 11:20 WIB
Malang, Beritasatu.com - Komisi Nasional Disabilitas (KND) meminta agar penyandang disabilitas diberi kesempatan untuk bisa mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat. Pihaknya berharap setidaknya 10% dari total kuota siswa bisa diisi oleh anak-anak dengan disabilitas.
Komisioner KND Jonna A Damanik menjelaskan kuota tersebut ditujukan untuk penyandang disabilitas dengan berbagai jenis kondisi. “Tujuannya agar semua kelompok masyarakat bisa merasakan manfaat dari program pendidikan yang dibuat pemerintah pusat,” ujar Jonna, Rabu (21/5/2025).
Dia mengaku sejauh ini pihaknya telah dilibatkan dalam asesmen atau penilaian terhadap kesiapan pelaksanaan Sekolah Rakyat. Penilaian ini mencakup berbagai aspek seperti infrastruktur, kurikulum, calon tenaga pendidik, hingga sistem asrama.
Termasuk memberikan masukan terkait penerapan pendekatan inklusif dalam program ini, agar bisa dijadikan pedoman dalam penyelenggaraan pendidikan di Sekolah Rakyat.
"Sampai akhir Juni kami melaksanakan asesmen modalitas penyelenggara sekolah rakyat, bukan audit. Dari brief sementara kami semuanya terlibat, kami memberikan masukan," jelasnya.
Penilaian ini juga mencakup asesmen individu untuk mengidentifikasi calon siswa penyandang disabilitas. Untuk itu, besar harapannya keterlibatan penyandang disabilitas mendapat kuota di Sekolah Rakyat.
"Ayo diupayakan bersama, karena konsep besar Sekolah Rakyat adalah bagaimana anak-anak mendapatkan akses pendidikan tetapi ada plusnya, yakni pembentukan karakter sekaligus dia tidak hanya bersekolah tetapi keluarganya dibantu," pungkasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




