ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Gus Ipul Copot 2 Pejabat Kemensos Seusai Viral Sepatu Sekolah Rakyat

Rabu, 13 Mei 2026 | 21:32 WIB
JS
JS
Penulis: Johnny Johan Sompotan | Editor: JJS
Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul. (Beritasatu.com/Maria Gabrielle P)

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul membebastugaskan dua pejabat di Kementerian Sosial Republik Indonesia menyusul polemik pengadaan sepatu untuk siswa sekolah rakyat yang viral di media sosial.

Langkah tersebut diambil untuk mempermudah proses evaluasi serta investigasi terkait pengadaan barang dan jasa di lingkungan Kemensos.

“Saya membebastugaskan sementara dari jabatannya kepala bagian layanan pengadaan barang dan jasa sebagai pejabat pembuat komitmen pada satuan kerja Sekretariat Jenderal. Lalu berikutnya kepala subbagian perlengkapan dan barang milik negara,” kata Gus Ipul dikutip dari Antara, Rabu (13/5/2026).

ADVERTISEMENT

Selain membebastugaskan pejabat terkait, Gus Ipul juga meminta Sekretaris Jenderal Kemensos melakukan rasionalisasi anggaran pengadaan tahun 2026. Ia juga menekankan pentingnya penguatan kapasitas tim pengadaan dan pengawasan yang lebih ketat.

“Saya juga menugaskan inspektur jenderal Kemensos untuk melanjutkan pendalaman sekaligus melakukan evaluasi dan investigasi,” ujarnya.

Untuk memastikan proses berjalan transparan, Kemensos turut berkoordinasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi, kejaksaan, dan kepolisian.

Pemerintah ingin memastikan seluruh proses pengadaan barang dan jasa berlangsung akuntabel dan bebas dari praktik korupsi.

Gus Ipul juga menunjuk Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono bersama Inspektur Jenderal Kemensos untuk memimpin tim khusus dalam penanganan persoalan tersebut.

Menurutnya, tim itu dibentuk guna memperoleh gambaran utuh terkait isu yang berkembang di media sosial mengenai pengadaan perlengkapan siswa sekolah rakyat.

“Supaya kita bisa lebih jelas mendapatkan gambaran yang lebih utuh tentang isu-isu yang selama ini berkembang di media sosial. Sebab berita itu kadang-kadang benar semua, kadang-kadang separuh benar,” tutupnya.

Kasus ini menjadi perhatian publik setelah isu pengadaan perlengkapan sekolah, khususnya sepatu siswa Sekolah Rakyat, ramai diperbincangkan di media sosial dan memicu sorotan terhadap tata kelola pengadaan di Kemensos.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Mensos Gus Ipul Coret 11.000 Penerima Bansos karena Terlibat Judol

Mensos Gus Ipul Coret 11.000 Penerima Bansos karena Terlibat Judol

NASIONAL
Mensos Tetapkan Tegal Jadi Pilot Project Digitalisasi Bansos

Mensos Tetapkan Tegal Jadi Pilot Project Digitalisasi Bansos

NASIONAL
Kemensos Percepat Penyaluran Bansos PKH dan BPNT

Kemensos Percepat Penyaluran Bansos PKH dan BPNT

MULTIMEDIA
Kemenhan Ambil Alih Pengelolaan Taman Makam Pahlawan

Kemenhan Ambil Alih Pengelolaan Taman Makam Pahlawan

JAKARTA
Tangis dan Debu Arang Azril Berubah Jadi Harapan Baru lewat Bantuan

Tangis dan Debu Arang Azril Berubah Jadi Harapan Baru lewat Bantuan

JAWA TENGAH
Cara Masuk Desil Penerima Bansos, Benarkah Bisa Diubah?

Cara Masuk Desil Penerima Bansos, Benarkah Bisa Diubah?

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon