Benarkah Ada Pulau Ambalat dan di Mana Letaknya? Begini Faktanya
Selasa, 12 Agustus 2025 | 12:30 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Nama Ambalat kerap menjadi sorotan dalam pemberitaan, terutama ketika membahas hubungan diplomatik antara Indonesia dan Malaysia. Wilayah ini sering kali muncul di tengah isu sengketa perbatasan yang memicu perdebatan publik.
Menariknya, meski populer disebut sebagai “Pulau Ambalat”, pada kenyataannya Ambalat bukanlah pulau berpenduduk atau daratan, melainkan kawasan laut yang berada di timur Pulau Kalimantan.
Lokasinya di Laut Sulawesi menjadikannya titik strategis yang tidak hanya bernilai ekonomi karena potensi sumber daya alamnya, tetapi juga penting secara geopolitik bagi kedaulatan Indonesia.
Di Mana Letak Geografis Ambalat?
Menurut peta resmi Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, Ambalat berada di perairan Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara, sekitar 200 kilometer dari Tarakan.
Wilayah ini termasuk dalam blok eksplorasi minyak dan gas Indonesia, dan berbatasan langsung dengan perairan yang oleh Malaysia diklaim sebagai blok ND6 dan ND7.
Data dari Badan Informasi Geospasial (BIG) menunjukkan koordinat Ambalat mencakup area di sebelah timur Pulau Sebatik dan berada dekat jalur pelayaran internasional di Laut Sulawesi.
Posisi strategis ini memberi nilai penting baik untuk perdagangan maupun keamanan laut.
Mengapa Kerap Disebut “Pulau Ambalat”?
Istilah “Pulau Ambalat” populer karena sengketa wilayah ini sering disamakan dengan perebutan pulau seperti Sipadan dan Ligitan.
Padahal, Ambalat bukan daratan berpenduduk, melainkan kawasan laut dengan potensi sumber daya alam melimpah.
Kesalahan penyebutan ini juga tercatat di media internasional, yang ikut memengaruhi persepsi publik dan memicu sentimen nasionalisme.
Posisi dalam Peta Sengketa Perbatasan
Ambalat menjadi wilayah tumpang-tindih klaim sejak 1979, ketika Malaysia menerbitkan peta yang memperluas landas kontinennya.
Berdasarkan Perjanjian Landas Kontinen 1969, Ambalat berada di wilayah kedaulatan Indonesia.
Namun, perbedaan interpretasi garis batas laut sesuai UNCLOS 1982 membuat statusnya belum final meski telah dilakukan lebih dari 40 putaran perundingan sejak 2005.
Kepentingan Strategis Ambalat
Selain potensi minyak dan gas bumi yang besar, Ambalat berada di jalur pelayaran penting di Laut Sulawesi, dekat Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) II yang dilalui kapal internasional. Kawasan ini dijaga ketat oleh TNI AL untuk mengamankan batas negara.
Pengamat hubungan internasional dari Universitas Gadjah Mada, Dinna Prapto Raharja, menyebut posisi Ambalat yang menghadap langsung ke Samudra Pasifik memberi keuntungan strategis bagi kontrol maritim Indonesia.
Ambalat bukan pulau daratan, melainkan wilayah laut strategis yang terletak di timur Kalimantan, Laut Sulawesi, dan termasuk dalam wilayah kedaulatan NKRI.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
TNI Gelar Gladi Resik Sambut Jenazah Mayor Zulmi di Rumah Duka




