ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Markas Gegana Polri Jakarta Pusat Terbakar, 5 Terduga Pelaku Diamankan

Senin, 1 September 2025 | 17:27 WIB
AT
HH
Penulis: Andrew Tito | Editor: HP
Ilustrasi - Markas Gegana Polri di Jakarta Pusat terbakar pada Minggu, 31 Agustus 2025.
Ilustrasi - Markas Gegana Polri di Jakarta Pusat terbakar pada Minggu, 31 Agustus 2025. (Istimewa)

Jakarta, Beritasatu.com - Markas Gegana Polri terbakar di Jalan Kramat Raya, Senen, Jakarta Pusat, pada Minggu (31/8/2025) sore. Kobaran api membuat warga sekitar panik karena asap tebal membumbung tinggi dan api terlihat jelas dari luar gedung.

Kasubdit Penmas Polda Metro Jaya, AKBP Reonald Simanjuntak menjelaskan, kebakaran ini diduga bukan insiden biasa, melainkan disengaja. Dua saksi diperiksa untuk mengungkap penyebab kejadian.

“Saksi A (54) melihat beberapa orang memasuki gedung sekitar pukul 15.21 WIB. Mereka mengambil besi dan barang bekas. Saksi N (42) yang sedang menyapu, melihat sepasang pria dan wanita mengambil pagar sambil berteriak provokatif, bahkan terdengar ucapan ‘bakar saja Polres ini,’” kata Reonald, Senin (1/9/2025).

ADVERTISEMENT

Tak lama kemudian, asap tebal mulai mengepul dari gedung. Api cepat membesar dan menghanguskan hampir seluruh bagian bangunan. Petugas pemadam kebakaran berhasil menjinakkan api pukul 17.26 WIB. Meski kerugian material cukup besar, tidak ada korban jiwa.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra membenarkan keterangan saksi.

“Ya, memang keterangan saksi demikian adanya,” ujarnya.

Masyarakat sekitar turut berperan penting. Warga berhasil mengamankan lima orang yang diduga terlibat dalam pembakaran sebelum diserahkan ke polisi. Mereka adalah:

  1. M (44), laki-laki, asal Blora.
  2. SS (36), laki-laki, warga Senen, Jakarta Pusat.
  3. AW (26), laki-laki, asal Jombang.
  4. SW (31), perempuan, asal Lampung.
  5. NAP (32), perempuan, warga Senen, Jakarta Pusat.

“Iya benar, ada lima orang yang diamankan. Namun,Baca Juga: Markas Polres Metro Jakarta Utara Kondusif setelah Diserang Massa yang mengamankan masyarakat, bukan polisi. Setelah itu baru mereka diserahkan ke kami untuk diproses lebih lanjut,” jelas AKBP Roby.

Polisi masih melakukan penyelidikan mendalam untuk memastikan motif kebakaran dan peran masing-masing terduga tersangka. Aparat juga menelusuri kemungkinan adanya provokasi yang lebih luas terkait insiden ini.

Markas Gegana Polri menjadi sorotan publik karena merupakan fasilitas strategis kepolisian. Pihak berwenang menegaskan akan menindak tegas pihak yang terbukti melakukan pembakaran atau tindakan melawan hukum.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon