ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kapolri Janji Transparan Tangani Kasus Brimob Aniaya Pelajar di Tual

Minggu, 22 Februari 2026 | 17:57 WIB
SM
SM
Penulis: Salman Mardira | Editor: SMR
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. (Antara/Asprilla Dwi Adha)

Jakarta, Beritasatu.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan Polri akan menangani secara transparan perkara anggota Brimob berinisial Bripka MS yang diduga menganiaya dua pelajar di Tual, Maluku hingga satu di antaranya, yakni Arianto Tawakal alias AT (14) meninggal dunia.

"Saya kira hal-hal yang seperti itu kita transparan ya," kata Sigit dalam keterangannya di Jakarta dikutip dari Antara, Minggu (22/2/2026).

Sigit menegaskan saat ini Korps Bhayangkara telah melakukan penyelidikan dan pendalaman terhadap kasus tersebut.

ADVERTISEMENT

Sebelumnya, Bripka MS diduga memukul kepala siswa MTsN Maluku Tenggara Arianto hingga membuatnya bersimbah darah dan meninggal dunia.

Tak hanya itu pelaku yang bertugas di Mako Brimob Pelopor C itu juga diduga ikut menganiaya NK (15), kakak dari Arianto hingga mengalami patah tulang.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir menegaskan Polri akan tegas dalam penanganan perkara tersebut.

"Polri berkomitmen tegas dalam proses penegakan hukum dan kode etik terhadap individu yang terlibat secara transparan dan akuntabel," kata Johnny.

Johnny mengatakan Polri mengajak keluarga korban dan seluruh komponen masyarakat untuk bersama-sama mengawal proses penegakan hukum terhadap individu anggota Polri yang terlibat, agar berjalan sesuai prinsip hukum yang berlaku, transparan, dan akuntabel.

Selain itu, Polri juga menyampaikan permohonan maaf atas tindakan individu anggota Polri yang dinilai tidak sejalan dengan nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya, yang berpotensi mencederai kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

Ia menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya seorang korban dalam insiden yang melibatkan oknum anggota kepolisian.

Lebih lanjut Johnny juga menyatakan Polri turut berduka cita dan menyampaikan empati kepada keluarga besar korban atas peristiwa yang terjadi.

Kepolisian juga menyatakan senantiasa mendoakan serta mendukung keluarga korban agar diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi musibah tersebut.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Bripda MS, Brimob Penganiaya Siswa di Tual Terancam 15 Tahun Penjara

Bripda MS, Brimob Penganiaya Siswa di Tual Terancam 15 Tahun Penjara

NASIONAL
Pascakericuhan, Tembok Mapolda DIY Mulai Dicat Ulang Petugas

Pascakericuhan, Tembok Mapolda DIY Mulai Dicat Ulang Petugas

JAWA TENGAH
Aksi di Depan Mapolda DIY Ricuh, 3 Mahasiswa Sempat Ditangkap

Aksi di Depan Mapolda DIY Ricuh, 3 Mahasiswa Sempat Ditangkap

JAWA TENGAH
Demo Ricuh, Ini Detik-detik Massa Jebol Pagar Polda DIY

Demo Ricuh, Ini Detik-detik Massa Jebol Pagar Polda DIY

NUSANTARA
Polisi Pembunuh Anak di Tual Terancam 15 Tahun Penjara

Polisi Pembunuh Anak di Tual Terancam 15 Tahun Penjara

NASIONAL
Kasus Brimob Aniaya Siswa di Tual, ICJR Bongkar Masalah Struktural

Kasus Brimob Aniaya Siswa di Tual, ICJR Bongkar Masalah Struktural

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon