ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

WFA Lebaran Tak Boleh Buat Rumah Sakit Lumpuh

Senin, 16 Maret 2026 | 15:31 WIB
RP
MK
Penulis: Reza Hery Pamungkas | Editor: MBK
Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD.
Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD. (Beritasatu Photo/Rino Fajar Setiawan)

Jakarta, Beritasatu.com – Pemerintah meminta rumah sakit milik negara tetap beroperasi selama periode Lebaran. Unit gawat darurat (UGD) diharapkan tetap buka meskipun terdapat hari libur.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini bersama Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meninjau salah satu rumah sakit di Jakarta Barat, yakni RS Kanker Dharmais, Senin (16/3/2026). Dalam kesempatan tersebut dipastikan layanan yang bersifat darurat tetap beroperasi secara normal.

Rini Widyantini mengatakan kebijakan bekerja dari mana saja atau work from anywhere (WFA) bagi aparatur sipil negara (ASN) tidak akan mengganggu pelayanan publik. Menurutnya, kebijakan tersebut justru diterapkan untuk menjaga kelancaran layanan pemerintah sekaligus mengurangi kepadatan mobilitas masyarakat menjelang masa libur panjang.

“Penerapan WFA dilakukan agar pelayanan negara tetap berjalan optimal, sekaligus membantu mengurangi kepadatan mobilitas masyarakat menjelang libur panjang,” ujar Rini.

ADVERTISEMENT

Salah satu sektor yang dipastikan tetap siaga adalah layanan kesehatan. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan seluruh rumah sakit di bawah Kementerian Kesehatan tetap beroperasi, terutama untuk penanganan pasien dalam kondisi darurat.

Ia menjelaskan layanan unit gawat darurat (UGD), pemeriksaan penunjang, hingga tindakan operasi penyelamatan nyawa tetap dibuka selama 24 jam agar masyarakat tetap mendapatkan akses layanan kesehatan.

“Layanan darurat tetap berjalan seperti biasa. Rumah sakit tetap siaga untuk memastikan masyarakat yang membutuhkan penanganan segera dapat dilayani,” kata Budi.

Sementara itu, layanan kesehatan yang bersifat terjadwal atau elektif, seperti rawat jalan dan tindakan medis rutin, akan dijadwalkan ulang selama masa libur agar tidak mengganggu kualitas pelayanan.

Pemerintah berharap dengan penyesuaian sistem kerja tersebut pelayanan publik dan kesehatan tetap berjalan optimal sehingga masyarakat tetap merasa aman dan terlayani selama masa libur hari raya.

Selain itu, Rini juga menyampaikan apresiasi kepada tenaga kesehatan serta aparatur negara yang tetap menjaga kesiapsiagaan layanan bagi masyarakat di tengah penerapan sistem kerja yang lebih fleksibel.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Diskon Tiket Mudik Lebaran 2026 Picu Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Diskon Tiket Mudik Lebaran 2026 Picu Pertumbuhan Ekonomi Daerah

EKONOMI
Puncak Arus Balik 2026, Skema TBB Diterapkan di Pelabuhan Bakauheni

Puncak Arus Balik 2026, Skema TBB Diterapkan di Pelabuhan Bakauheni

NUSANTARA
Hindari Macet Siang, Ribuan Pemudik Motor Padati Ketapang Sabtu Malam

Hindari Macet Siang, Ribuan Pemudik Motor Padati Ketapang Sabtu Malam

JAWA TIMUR
Arus Balik H+7 Lebaran, 1,3 Juta Kendaraan Telah Kembali ke Jakarta

Arus Balik H+7 Lebaran, 1,3 Juta Kendaraan Telah Kembali ke Jakarta

JAWA BARAT
53.185 Pemudik KA Masuk Jakarta Hari Ini, Mayoritas dari Jateng-Jatim

53.185 Pemudik KA Masuk Jakarta Hari Ini, Mayoritas dari Jateng-Jatim

JAKARTA
Nagreg Diguyur Hujan, 55.811 Kendaraan Tetap Terjang Arus Balik

Nagreg Diguyur Hujan, 55.811 Kendaraan Tetap Terjang Arus Balik

JAWA BARAT

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon