ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Apa Perbedaan Paskah dan Jumat Agung? Simak Penjelasannya

Jumat, 3 April 2026 | 09:00 WIB
KU
MF
Penulis: Khansa Aprita Utami | Editor: MF
Perbedaan Jumat Agung dan Paskah.
Perbedaan Jumat Agung dan Paskah. (Beritasatu.com/ChatGPT)

Jakarta, Beritasatu.com - Dalam rangkaian peringatan keagamaan umat Kristen, Jumat Agung dan Paskah menjadi dua momen utama yang tidak terpisahkan. Keduanya diperingati dalam satu pekan yang sama, tetapi merepresentasikan peristiwa yang berbeda dalam kisah kehidupan Yesus Kristus.

Jumat Agung merujuk pada peristiwa penyaliban dan wafatnya Yesus, yang diperingati dalam suasana hening dan penuh perenungan. Sementara itu, Paskah menjadi simbol kebangkitan-Nya dari kematian, yang dirayakan dengan sukacita sebagai tanda kemenangan atas dosa dan maut.

Perbedaan makna, suasana, serta praktik ibadah pada kedua hari tersebut menjadi dasar penting untuk memahami keseluruhan rangkaian Pekan Suci. Dilansir dari berbagai sumber, berikut penjelasan mengenai pengertian, perbedaan, hingga tradisi yang berkembang dalam Jumat Agung dan Paskah:

Rangkaian Pekan Suci sebagai Latar Belakang

Untuk memahami Jumat Agung dan Paskah secara utuh, penting melihatnya dalam konteks Pekan Suci sebagai satu rangkaian peristiwa yang memperingati hari-hari terakhir kehidupan Yesus Kristus.

ADVERTISEMENT

Rangkaian Pekan Suci dimulai dengan Minggu Palma, yang mengenang masuknya Yesus ke Yerusalem dan disambut oleh banyak orang. Dilanjutkan dengan Kamis Putih, yang memperingati perjamuan terakhir Yesus bersama para murid sebagai momen awal sebelum penderitaan-Nya.

Kemudian, Jumat Agung menjadi peringatan atas penyaliban dan wafatnya Yesus, diikuti oleh Sabtu Suci sebagai masa penantian sebelum kebangkitan. Puncaknya adalah Minggu Paskah, yang merayakan kebangkitan Yesus dari kematian.

Secara keseluruhan, rangkaian ini menggambarkan perjalanan iman dari penderitaan, penantian, hingga kemenangan, yang menjadi inti dari ajaran dan refleksi dalam Kekristenan.

Apa Itu Jumat Agung?

Mengutip Greens Boro Day, Jumat Agung diperingati sebagai hari wafatnya Yesus Kristus yang disalibkan di kayu salib. Peristiwa ini menjadi bagian penting dalam rangkaian Pekan Suci dan diperingati setiap hari Jumat sebelum Paskah.

Dalam ajaran Kristen, Jumat Agung dimaknai sebagai momen pengorbanan terbesar. Yesus diyakini rela menanggung penderitaan hingga wafat demi menebus dosa umat manusia. Karena itu, peringatan hari ini umumnya berlangsung dalam suasana khidmat, tenang, dan penuh perenungan.

Pada hari ini, umat Kristen biasanya mengikuti ibadah khusus di gereja dengan suasana reflektif, menjalankan puasa atau pantang sebagai bentuk disiplin rohani, serta melakukan perenungan atas penderitaan dan pengorbanan Yesus.

Meski dikenal dengan sebutan Good Friday, istilah tersebut tidak merujuk pada suasana yang bersifat meriah. Sebaliknya, penyebutan itu berkaitan dengan makna kebaikan yang diyakini hadir melalui peristiwa pengorbanan tersebut, yang dipandang membawa keselamatan bagi umat manusia.

Apa Itu Paskah?

Melansir BBC Internasional, Paskah merupakan perayaan kebangkitan Yesus Kristus dari kematian yang diyakini terjadi tiga hari setelah penyaliban. Perayaan ini jatuh pada hari Minggu setelah Jumat Agung dan menjadi puncak dari rangkaian Pekan Suci.

Berbeda dengan Jumat Agung, Paskah dirayakan dalam suasana sukacita. Kebangkitan Yesus dimaknai sebagai kemenangan atas dosa dan kematian, sekaligus penggenapan nubuat mengenai Mesias.

Dalam pelaksanaannya, perayaan Paskah umumnya diisi dengan berbagai kegiatan, antara lain ibadah Minggu Paskah yang berlangsung meriah, ibadah malam atau vigili sebagai bentuk penantian, dekorasi gereja dengan bunga sebagai simbol kehidupan baru, serta tradisi telur Paskah yang melambangkan kebangkitan.

Selain itu, Paskah juga menandai berakhirnya Masa Prapaskah, yakni periode 40 hari yang dijalani dengan puasa, pertobatan, dan pengendalian diri sebagai persiapan menyambut kebangkitan Kristus.

Perbedaan Utama Jumat Agung dan Paskah

Perbedaan antara Jumat Agung dan Paskah dapat dilihat dari sejumlah aspek penting yang saling berkaitan dalam rangkaian peristiwa iman Kristen.

1. Makna peristiwa

Jumat Agung diperingati sebagai momen penyaliban dan wafatnya Yesus Kristus, yang diyakini menjadi bentuk pengorbanan bagi umat manusia. Sementara itu, Paskah menjadi perayaan kebangkitan Yesus dari kematian, yang menandai berakhirnya penderitaan dan awal dari kehidupan baru.

2. Suasana perayaan

Peringatan Jumat Agung umumnya berlangsung dalam suasana yang hening, khidmat, dan penuh refleksi, sejalan dengan makna penderitaan yang dikenang. Sebaliknya, Paskah dirayakan dengan suasana yang lebih meriah, penuh sukacita, dan sarat harapan sebagai simbol kemenangan atas kematian.

3. Pesan teologis

Secara teologis, Jumat Agung menekankan pada tema pengorbanan dan penebusan dosa, di mana penderitaan Yesus dipahami sebagai jalan keselamatan. Adapun Paskah menegaskan kemenangan atas maut serta janji kehidupan kekal bagi umat yang percaya.

4. Praktik ibadah

Dalam praktiknya, Jumat Agung identik dengan ibadah yang bersifat reflektif, disertai puasa, doa, dan perenungan mendalam. Sementara itu, Paskah diisi dengan ibadah perayaan yang lebih meriah serta berbagai simbol kebangkitan yang mencerminkan makna kehidupan baru.

Simbol dan Tradisi yang Berkaitan

Dalam praktik keagamaan, terdapat sejumlah simbol yang melekat pada peringatan Jumat Agung dan Paskah, di antaranya:

  1. Salib sebagai lambang pengorbanan.
  2. Lilin Paskah sebagai simbol terang kebangkitan.
  3. Telur Paskah yang melambangkan kehidupan baru.
  4. Roti dan anggur yang berkaitan dengan perjamuan terakhir.

Simbol-simbol tersebut berkembang dalam berbagai tradisi gereja di seluruh dunia dan tetap dipertahankan hingga kini.

Jumat Agung dan Paskah merupakan dua peristiwa yang tidak terpisahkan dalam tradisi Kekristenan. Jumat Agung menekankan aspek pengorbanan dan penderitaan, sementara Paskah menegaskan makna kebangkitan dan harapan.

Perbedaan keduanya terletak pada makna, suasana, serta pesan yang disampaikan. Namun, keduanya saling melengkapi dalam menggambarkan inti ajaran Kristen tentang kasih, pengorbanan, dan keselamatan umat manusia.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Toleransi di Klaten, Banser dan Umat Hindu Amankan Jumat Agung

Toleransi di Klaten, Banser dan Umat Hindu Amankan Jumat Agung

NUSANTARA
Umat Jumat Agung 2026 di Katedral Turun Dibanding 2025

Umat Jumat Agung 2026 di Katedral Turun Dibanding 2025

JAKARTA
Ribuan Umat Katolik Ibadah Jumat Agung di Gereja Katedral Jakarta

Ribuan Umat Katolik Ibadah Jumat Agung di Gereja Katedral Jakarta

JAKARTA
Long Weekend Paskah, 25.000 Penumpang Padati Daop 6 Yogya

Long Weekend Paskah, 25.000 Penumpang Padati Daop 6 Yogya

NUSANTARA
Menelusuri Jejak Sejarah Jumat Agung, Pengorbanan sang Juru Selamat

Menelusuri Jejak Sejarah Jumat Agung, Pengorbanan sang Juru Selamat

NASIONAL
50 Link Twibbon Jumat Agung 2026 Gratis Tanpa Perlu Edit Ribet

50 Link Twibbon Jumat Agung 2026 Gratis Tanpa Perlu Edit Ribet

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT