Muhammadiyah Dukung Temuan Komnas HAM Dibawa ke Pengadilan
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Muhammadiyah Dukung Temuan Komnas HAM Dibawa ke Pengadilan

Senin, 18 Januari 2021 | 21:32 WIB
Oleh : Fana Suparman / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah mendukung empat rekomendasi Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) terkait peristiwa baku tembak antara aparat kepolisian dan Laskar FPI dibawa ke ranah pengadilan pidana. Melalui peradilan pidana, Muhammadiyah berharap keadilan akan tegak dan kebenaran materiel peristiwa yang menewaskan enam anggota Laskar FPI itu akan terungkap.

"Mendukung empat rekomendasi Komnas HAM untuk dilanjutkan ke ranah penegakan hukum dengan mekanisme pengadilan pidana guna mendapatkan kebenaran materiel lebih lengkap dan menegakkan keadilan. Karena itu, pembunuhan terhadap terutama empat anggota laskar FPI seharusnya tidak sekadar pelanggaran HAM biasa melainkan termasuk kategori pelanggaran HAM berat," kata Ketua Majelis Hukum dan HAM PP Muhammadiyah, Trisno Raharjo dalam keterangannya melalui daring, Senin (18/1/2021).

Dari investigasi yang dilakukan, Komnas HAM memisahkan peristiwa yang menewaskan enam anggota Laskar FPI tersebut dalam dua peristiwa berbeda, meski satu rangkaian. Dua orang meninggal dunia dinilai sebagai bagian dari penegakan hukum karena terjadi saat baku tembak.

Sementara, empat orang lainnya tewas dalam perjalanan dari rest area KM 50 Jalan Tol Jakarta-Cikampek yang disebut Komnas HAM sebagai peristiwa pelanggaran HAM dan mengindikasikan telah terjadi unlawful killing atau pembunuhan di luar jalur hukum. Muhammadiyah pun mendesak Komnas HAM untuk mengungkap fakta yang terjadi dalam peristiwa tersebut secara lebih mendalam, investigatif dan tegas.

"Karena tugas penyelidikan yang telah berjalan terkesan tidak tuntas dalam pengungkapannya termasuk pengungkapan aktor intelektual di balik penembakan tersebut," katanya.

Untuk itu, Muhammadiyah juga meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) selaku Kepala Negara dan Kepala Pemerintahan untuk mendukung investigasi peristiwa ini secara lebih mendalam dan memerintahkan pihak yang berwenang untuk mengungkap aktor intelektual di balik penembakan tersebut.

"Kami mendukung Presiden Jokowi menuntaskan janji-janjinya untuk menuntaskan sejumlah pelanggaran HAM yang selalu berakhir tidak tuntas, seperti kasus pembunuhan aktivis HAM Munir, Siyono, dan pembunuhan terhadap sejumlah aktivis lingkungan hidup dan korban kriminalisasi oleh perusahaan tambang," katanya.

Dalam kesempatan ini, Muhammadiyah juga mengajak elemen masyarakat sipil untuk terus mendorong dan mengingatkan pemerintah agar jangan menjadikan abai sebagai suatu kebiasaan sehingga pendiaman kasus-kasus yang seharusnya dapat diupayakan keadilan hukumnya tidak tuntas.

Muhammadiyah khawatir pendiaman kasus-kasus tersebut akan menambah daftar ketidakseriusan Pemerintah dalam penegakan HAM yang sama dengan Pemerintahan sebelum-sebelumnya.

"Presiden perlu diingatkan lagi agar jangan sampai kasus tewasnya empat orang laskar FPI sebagai pelanggaran HAM kemudian menjadi utang masa lampau yang baru di bawah Pemerintahan sekarang," tegasnya.

Dalam kesempatan ini, Ketua PP Muhammadiyah Bidang Hukum dan HAM dan Kebijakan Publik, Busyro Muqqodas menegaskan pernyataan Muhammadiyah tersebut sebagai kontrol terhadap pemerintah. Busyro berharap aparat penegak hukum tidak perlu menyikapi dengan berlebihan.

"Kami Muhammadiyah kritis adalah kritis penuh kesayangan, bukan kebencian dan tidak perlu aparat Kepolisian menyikapi dengan mispersepsi atau kesalahan pandangan yang berlebihan seakan-akan kalau ada masyarakat sipil yang bersikap kritis itu sebagai musuh, sama sekali tidak. Kami tidak memusuhi negara, kami tidak memusuhi pemerintah, kami tidak memusuhi TNI/Polri, kami lah justru perintis TNI melalui panglima Jenderal Soedirman yang merupakan tokoh Pemuda Muhammadiyah, " kata Busyro.

Busyro menyatakan, bangsa Indonesia sudah sepatutnya berbahagia jika masih memiliki elemen masyarakat sipil yang masih merawat independensinya. Dikatakan, independensi akan membawa pada pengaruh apakah masyarakat sipil itu mudah tergadai atau tidak.

"Insyaallah Muhammadiyah tidak akan mudah tergelincir untuk menggadaikan Indonesia, menggadaikan Islam sebagai agama rahmatan lilalamin yang menegakan keadilan untuk semuanya, lintas agama, lintas sektor, lintas apa saja. Prinsip justice for all adalah prinsip Islam, prinsip Pancasila dan prinsip kita semuanya, " tegasnya.

Busyro menuntut, mendorong serta mengajak pemerintah untuk lebih berhati-hati menyikapi sikap kritis masyarakat. Menurutnya, bila ada elemen masyarakat yang kritis jangan disikapi dengan cara-cara pandang yang represif.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Relokasi Warga Terdampak Longsor, Pemkab Sumedang Siapkan Rp 200 M

Untuk jangka pendek,pemerintah bakal memenuhi kebutuhan para pengungsi seperti makanan, minuman, pakaian, hingga kebutuhan terkait tahlilan.

NASIONAL | 18 Januari 2021

Sepekan PPKM, Kasus Covid-19 di Jabar Masih Bertambah

Dibandingkan sebelum PPKM pada periode 4-10 Januari 2021, tercatat penambahan kasus mencapai 9.250 kasus

NASIONAL | 18 Januari 2021

Pematokan Tol Yogyakarta-Bawen Selesai Maret

Rencana pembangunan Jalan Tol Yogyakarta –Bawen Semarang Jawa Tengah, dimulai Selasa (19/1/2021) mendatang, dengan pemasangan patok pada lahan terdampak.

NASIONAL | 18 Januari 2021

Perantara Suap Djoko Tjandra-Pinangki Dihukum 6 Tahun Penjara

Andi Irfan Jaya divonis hukuman 6 tahun pidana dan denda Rp 100 juta subsider 4 bulan kurungan.

NASIONAL | 18 Januari 2021

Pusat Perbelanjaan di Mamuju Kembali Buka, Polisi Lakukan Pengamanan Sejumlah Toko

Beberapa personel sudah kami tempatkan di toko yang sudah buka, tujuannya agar masyarakat dapat memenuhi kebutuhannya secara aman dan tertib.

NASIONAL | 18 Januari 2021

KAI Buka Layanan Rapid Test Antigen di Stasiun Pekalongan

Biaya rapid test antigen masih tetap Rp 105.000 untuk setiap calon penumpang KA.

NASIONAL | 18 Januari 2021

Sudah 45 Hari Pemukiman Warga di Medan Maimun Terendam Banjir

Korban banjir di Medan Maimun mengharapkan pemerintah dapat menyelesaikan banjir yang sudah berlangsung selama 45 hari.

NASIONAL | 18 Januari 2021

Erick Thohir Optimistis Vaksinasi Lindungi Tenaga Kesehatan Memerangi Covid-19

Menteri BUMN, Erick Thohir optimistis vaksinasi periode pertama kepada tenaga kesehatan akan melindungi dan memerkuat kesehatan dalam memerangi Covid-19.

NASIONAL | 18 Januari 2021

Jika Ambil Paksa Jenazah Covid-19, Warga Bengkulu Akan Didenda Rp 10 Juta

Jika ada keluarga pasien yang mengambil jenazah Covid-19 secara paksa maka akan dikenakan denda sebesar Rp 10 juta, dan pidana kurungan selama 3 bulan.

NASIONAL | 18 Januari 2021

Diperiksa KPK, Ini Pengakuan Gubernur Bengkulu

Gubernur Bengkulu mengakui dicecar penyidik KPK terkait kewenangan perizinan dan proses ekspor benih lobster.

NASIONAL | 18 Januari 2021


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS