Gubernur Pramono Makin Erat Gandeng Muhammadiyah demi Bangun Jakarta
Sabtu, 4 April 2026 | 17:13 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Gubernur Jakarta Pramono Anung berharap sinergi antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta dan Muhammadiyah terus diperkuat menjadi kemitraan yang kokoh dan berkelanjutan untuk mewujudkan Jakarta sebagai kota global yang inklusif dan berdaya saing.
Pramono mengatakan berbagai pembangunan di Jakarta saat ini melibatkan partisipasi masyarakat, bahkan sebagian dilakukan tanpa menggunakan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD).
“Banyak pembangunan di Jakarta saat ini melibatkan partisipasi masyarakat, bahkan tanpa menggunakan APBD. Misalnya, pembangunan taman, halte, dan ruang publik yang kini lebih tertata dan hijau. Ini merupakan hasil dari membangun kepercayaan bersama,” kata Pramono di gedung dakwah Muhammadiyah Jakarta, Senen, Jakarta Pusat, dilansir dari Antara, Sabtu (4/4/2026).
Bersinergi dengan Muhammadiyah, orang nomor satu di Jakarta itu berterima kasih selama ini Muhammadiyah vokal mendukung berbagai program Pemprov Jakarta dalam meningkatkan kesejahteraan warga ibu kota.
“Saya mendapat dukungan, khususnya dari Bapak Ahmad Abubakar selaku ketua pimpinan wilayah Muhammadiyah Jakarta dalam berbagai program. Contohnya termasuk pemutihan ijazah bagi lebih dari 6.000 warga Jakarta. Program ini tidak akan berjalan tanpa dukungan beliau dan jaringan yang dimiliki,” tambahnya.
Menurut Pramono, Muhammadiyah telah lama memainkan peran penting sebagai salah satu pilar kekuatan umat dan bangsa. Salah satunya melalui pengenalan tradisi halalbihalal yang kini menjadi bagian dari budaya masyarakat Indonesia.
“Muhammadiyah memandang halalbihalal sebagai tradisi khas Indonesia yang sangat positif dan perlu dilestarikan, karena mengandung dua hal penting, yaitu silaturahmi dan saling memaafkan. Maka, saya mendukung kebiasaan baik tersebut,” kata Pramono.
Pramono menilai, konsep halalbihalal sangat relevan dalam upaya membangun Jakarta sebagai kota yang menjadi rumah bagi warganya yang datang dari latar belakang berbagai kalangan sekaligus mampu melebur berbagai perbedaan.
“Yang terpenting saat ini adalah bagaimana Jakarta menjadi rumah bagi semua golongan, semua agama, dan semua kelompok, yang diperlakukan secara terbuka dan adil,” tutupnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Ini Senjata Iran yang Bikin Rontok Jet Tempur F-15 AS
Ribuan Warga Mojokerto Terima Bantuan Pangan
Sampah Laut Kian Parah, Pengelolaan di Darat Jadi Sumber Masalah
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Gempa M 6,2 Guncang Talaud Terasa hingga Manado




