Pramono: Program Mudik ke Jakarta Cetak Transaksi hingga Rp 21 Triliun
Rabu, 25 Maret 2026 | 13:29 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Gubernur Jakarta Pramono Anung menyatakan strategi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta untuk membalikkan arus ekonomi melalui program mudik bertajuk “Mudik ke Jakarta” membuahkan hasil nyata yang signifikan, hingga saat ini sukses mencetak rekor Rp 21 triliun.
Program ini menawarkan berbagai diskon menarik dengan melibatkan sejumlah kolaborator, mulai dari maskapai penerbangan, hotel, destinasi wisata, hingga pusat perbelanjaan.
Pramono mengungkapkan, hingga menjelang akhir Maret 2026, nilai transaksi ekonomi di Jakarta melonjak tajam. Peningkatan nilai transaksi tersebut didorong oleh tingginya jumlah kunjungan wisatawan serta meningkatnya penggunaan transportasi publik.
Ia mengatakan, antusiasme masyarakat terhadap program tersebut melampaui ekspektasi. Berbagai pihak, mulai dari maskapai penerbangan, perhotelan, hingga pusat perbelanjaan, turut berkontribusi besar.
"Sampai dengan sebelum Lebaran kemarin, rekor transaksinya sudah Rp 21 triliun. Dan kami berharap mudah-mudahan sampai dengan 31 Maret 2026 nanti bisa di atas Rp 25 triliun, mudah-mudahan," ujar Pramono saat ditemui di Balai Kota Jakarta, Rabu (25/3/2026).
Keberhasilan program ini juga terlihat dari peningkatan signifikan jumlah pengguna transportasi publik dibandingkan tahun sebelumnya. Selama kebijakan tarif Rp 1 yang berlaku pada 21–22 Maret 2026, jumlah pengguna MRT tercatat mencapai 135.117 orang atau naik sekitar 59%. Sementara itu, pengguna LRT Jakarta meningkat 6% dengan total 9.987 penumpang.
Selain transportasi, sektor pariwisata juga mengalami lonjakan kunjungan selama periode libur Lebaran. Kebun Binatang Ragunan mencatat jumlah pengunjung tertinggi dengan 222.991 orang. Disusul Taman Impian Jaya Ancol yang dikunjungi sekitar 155.000 orang, serta kawasan Monumen Nasional (Monas) dengan 126.790 pengunjung.
Pramono menambahkan, program Mudik ke Jakarta yang masih berlangsung hingga Selasa (31/3/2026) ini juga menarik partisipasi dari berbagai daerah di Indonesia.
"Dan program Mudik ke Jakarta juga ternyata diikuti oleh berbagai provinsi, di antaranya adalah dari Semarang dengan transaksi Rp 8 miliar, kemudian Surabaya Rp 6,2 miliar, dan seterusnya. Banyak provinsi-provinsi yang akhirnya memanfaatkan itu," tutup Pramono.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Festival Mudik Dongkrak Wisatawan ke Wonosobo
Pidato Trump Picu Lonjakan Minyak Dunia
3
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Prabowo Beri Pelukan Hangat untuk Keluarga TNI yang Gugur di Lebanon




