Pramono: ASN Jakarta Tak Disiplin Seusai WFA Siap-siap Kena Sanksi
Rabu, 25 Maret 2026 | 12:29 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Gubernur Jakarta Pramono Anung memperingatkan dirinya tidak akan memberikan toleransi bagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta yang terbukti tidak disiplin setelah masa kebijakan work from anywhere (WFA) berakhir.
Peringatan tersebut disampaikan Pramono seusai menghadiri acara halalbihalal di Balai Kota Jakarta, Rabu (25/3/2026). Pramono menjelaskan, saat ini Pemprov Jakarta masih memberikan relaksasi kerja mengikuti arahan pemerintah pusat melalui Surat Edaran Gubernur yang berlaku pada 25–27 Maret 2026.
"Sesuai dengan apa yang menjadi arahan pemerintah pusat mengenai work from everywhere atau work from home. Pemprov Jakarta akan menjalankan sesuai dengan ketentuan yang diatur pada waktu itu,” ujar Pramono.
Kebijakan tersebut merujuk pada Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Nomor 2 Tahun 2026.
"Sehingga dengan demikian, masih ada dua hari lagi pelaksanaan itu dilakukan sesuai dengan Surat Edaran Gubernur. Maka untuk para ASN Pemprov Jakarta yang belum in charge secara langsung di kantor, mereka bisa memanfaatkan itu," tambahnya.
Orang nomor satu di Jakarta itu mengingatkan, setelah masa WFA berakhir, seluruh ASN wajib kembali menjalankan tugas secara normal di kantor.
"Selama WFA-nya sudah tidak berlangsung dan sudah jam normal, kemudian mereka belum masuk kantor, maka akan diberikan sanksi untuk itu. Tidak ada ruang untuk diberikan keringanan," tegas Pramono.
Selain persoalan kehadiran, Pramono juga menyoroti penggunaan fasilitas negara. Ia melarang keras penggunaan kendaraan dinas untuk kepentingan pribadi di luar urusan kedinasan.
Pengawasan ketat akan dilakukan untuk memastikan fasilitas negara digunakan sesuai aturan serta menjaga kualitas pelayanan publik tetap berjalan optimal.
"Bagi ASN Jakarta, saya sudah meminta siapa pun yang menggunakan kendaraan dinas pelat merah untuk kepentingan pribadi, kami akan tindak tegas," pungkasnya.
Meskipun masih dalam masa transisi kebijakan WFA, Pramono mengeklaim pelayanan publik di Jakarta selama periode mudik dan Lebaran tetap berjalan dengan baik tanpa gangguan berarti.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Cuaca Jakarta Hari Ini Minggu 21 Juni: Hujan Ringan pada Malam Hari




