Ribuan Warga Mojokerto Terima Bantuan Pangan
Sabtu, 4 April 2026 | 18:01 WIB
Mojokerto, Beritasatu.com - Sebanyak 14.507 kepala keluarga (KK) di Kota Mojokerto, Jawa Timur, telah menerima bantuan pangan dari pemerintah pusat. Penyaluran dilakukan Pemerintah Kota Mojokerto sejak Februari hingga Maret 2026.
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mengatakan sebagian besar bantuan telah disalurkan sebelum Lebaran untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan pangan masyarakat.
“Alhamdulillah untuk Kota Mojokerto, penyaluran sudah dilakukan sebelum Lebaran untuk sebagian wilayah. Ini sangat membantu masyarakat karena biasanya kebutuhan meningkat menjelang Idulfitri,” ujarnya saat meninjau penyaluran di Kelurahan Gununggedangan, Sabtu (4/4/2026).
Ia menjelaskan, sisa distribusi di dua kecamatan, yakni Magersari dan Prajurit Kulon, telah diselesaikan beberapa hari setelah Lebaran. Penyaluran hari ini menjadi tahap terakhir.
“Insyaallah 14.507 KK semuanya sudah mendapatkan. Hari ini adalah hari terakhir penyaluran,” tegasnya.
Menurut Ika, bantuan pangan tidak hanya memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga daya beli serta mengendalikan inflasi daerah.
Pemkot Mojokerto juga memperkuat distribusi pangan melalui 18 peracangan TPID dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di seluruh wilayah.
“Dengan adanya peracangan TPID dan KDKMP di setiap kelurahan, distribusi beras dan kebutuhan pokok lainnya bisa lebih terjangkau dan harga tetap terkendali,” jelasnya.
Sementara itu, Direktur Utama Perum Bulog Letjen TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani memastikan bantuan pangan tepat sasaran.
“Penyaluran hari ini merupakan yang terakhir di Kota Mojokerto. Ini untuk memastikan bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat penerima manfaat,” ujarnya.
Ia menambahkan, program ini merupakan arahan Presiden Prabowo untuk menjangkau lebih dari 33 juta masyarakat di seluruh Indonesia.
“Bantuan ini untuk membantu masyarakat yang ekonominya lemah agar tetap bisa memenuhi kebutuhan pokok. Sekaligus sebagai stimulus agar harga pangan tetap stabil,” katanya.
Rizal juga memastikan kondisi harga kebutuhan pokok masih terkendali.
“Kami pastikan kondisi aman, harga-harga terkendali. Masyarakat tidak perlu panik,” tegasnya.
Melalui penyaluran yang tuntas ini, sinergi Pemkot Mojokerto bersama Bulog, TNI, dan Polri diharapkan mampu menjaga stabilitas ekonomi daerah serta memastikan kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Man City vs Liverpool, Mengapa Guardiola Tak Ada di Pinggir Lapangan?




