220 Kapal Lintasi Selat Hormuz pada Maret di Tengah Perang Iran
Sabtu, 4 April 2026 | 18:55 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Sebanyak 220 kapal melintasi Selat Hormuz pada Maret 2026 di tengah meningkatnya ketegangan akibat konflik yang melibatkan Iran. Data dari MarineTraffic dan Kpler menunjukkan kapal tanker pengangkut cairan mendominasi lalu lintas di jalur strategis tersebut.
Sebanyak 111 penyeberangan atau 51% dari total dilakukan oleh kapal tanker cair. Disusul 82 kapal kargo curah kering atau 37%, serta 27 kapal pengangkut LPG atau 12%. Tidak ada kapal pengangkut LNG yang tercatat melintas selama periode tersebut. Demikian dikutip dari Antara, Sabtu (4/4/2026).
Arus lalu lintas didominasi pergerakan barat–timur dari Teluk dengan total 149 penyeberangan atau 68% dari volume bulanan. Sementara itu, pergerakan timur–barat menuju Teluk tercatat sebanyak 71 penyeberangan atau 32%.
Kondisi ini menunjukkan ketimpangan arus lalu lintas di salah satu jalur maritim paling strategis di dunia. Volume pelayaran masih berada di bawah kondisi normal sejak konflik yang melibatkan Iran pecah pada 28 Februari.
Iran tetap mengendalikan jalur tersebut dengan memberikan izin melintas bagi kapal dari negara yang dianggap sebagai "negara-negara sahabat". Meski demikian, laporan terbaru menunjukkan lalu lintas mulai pulih secara bertahap, meskipun belum kembali ke level sebelum konflik.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Piala Dunia 2026: Belanda Berpesta Gol ke Gawang Swedia di Houston




