Mahfud MD: Hukum Bukan Ayat Suci yang Tak Bisa Diubah
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Revisi UU ITE

Mahfud MD: Hukum Bukan Ayat Suci yang Tak Bisa Diubah

Kamis, 25 Februari 2021 | 20:23 WIB
Oleh : Fana F Suparman / WM

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengatakan, hukum adalah produk resultan, dari perkembangan situasi politik, sosial, ekonomi hingga hukum itu sendiri masyarakat.

Untuk itu, hukum bisa berubah sesuai dengan perubahan masyarakatnya. Dikatakan, hukum, termasuk UU 19/2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) bukanlah kitab suci yang tidak dapat diubah.

"Percayalah bahwa kita percaya bahwa hukum itu bukan ayat suci yang tidak bisa diubah. Hukum adalah produk resultan dari perkembangan situasi politik sosial ekonomi dan sebagainya sehingga hukum selalu berubah dan dibuat yang baru atau mengganti yang lama atau dibuat yang baru sama sekali itu kan Karena ada perkembangan perkembangan baru termasuk adanya undang-undang ITE ini," kata Mahfud saat menjadi pembicara kunci dalam webinar "Menyikapi Perubahan UU ITE" yang diselenggarakan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Kamis (25/2/2021).

Untuk itu, Mahfud meminta setiap pihak tidak alergi dengan perubahan terhadap suatu hukum. Pemerintah, kata Mahfud terbuka untuk mendiskusikan mengenai perubahan UU ITE jika dirasa telah melenceng atau tidak sesuai perkembangan zaman.

"Kalau kesepakatan yang dulu dianggap sudah kurang tepat atau melenceng mari kita buat resultan baru sekarang.
Jadi jangan alergi terhadap perubahan itu karena di dalam ilmu hukum yang paling dasar itu selalu diajarkan hukum itu selalu berubah sesuai dengan perubahan masyarakatnya. Tidak ada hukum yang berlaku abadi. Sesudah dievaluasi kan berubah. Kalau perlu dicabut ya dicabut. Kalau perlu ganti ya ganti," katanya.

Mahfud mengatakan, pemerintah tengah mempertimbangkan untuk membuat resultan atau kesepakatan baru terkait kontroversi di dalam UU ITE. Hal tersebut bisa dilakukan, jika ditemukan substansi yang memiliki watak haatzai artikelen atau berwatak pasal karet.

Mahfud mengaku telah membentuk Tim kajian UU ITE yang dibagi menjadi dua. Sub Tim I bertugas merumuskan kriteria implementatif atas pasal-pasal tertentu dalam UU ITE yang sering menimbulkan multitafsir, dan Sub Tim II melakukan telaah substansi UU ITE atas beberapa pasal dalam UU yang dianggap multitafsir untuk menentukan perlu tidaknya dilakukan revisi.

"Jika memang di dalam undang-undang itu ada substansi-substansi yang berwatak haatzai artikelen, berwatak pasal karet maka bisa diubah dan bisa direvisi. Revisi itu dengan mencabut atau menambahkan kalimat, atau menambah penjelasan di dalam undang-undang itu," kata Mahfud.

Diskusi daring ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh antara lain, Ketua Umum PWI, Atal S Depari; Ketua Dewan Pers, Mohammad Nuh; Wakil Ketua DPR, Aziz Syamsuddin; dan Pakar Hukum Universitas Trisakti, Abdul Fickar Hadja



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Dave Laksono: Densus 88 Antiteror Masih Sangat Dibutuhkan

Dave Akbarshah Fikarno Laksono menegaskan keberadaan Densus 88 Antiteror Polri masih sangat dibutuhkan.

NASIONAL | 17 Oktober 2021

BNPT Apresiasi Kades di Lampung Selatan Laporkan 30 Warganya Terpapar NII

BNPT mengapresiasi Kepala Desa Sidodadi, Lampung Selatan, Asri Didik Marhadi yang telah melaporkan adanya 30 anak muda warga di desanya terpapar ideologi

NASIONAL | 17 Oktober 2021

Berpotensi Korupsi, Politik Dinasti untuk Tutupi Borok Sebelumnya

Koordinator MAKI, Boyamin Saiman mengatakan, politik dinasti berpotensi korupsi karena menutupi borok dan melanggengkan korupsi yang sebelumnya.

NASIONAL | 17 Oktober 2021

Limbah Makanan di Jatim Mencapai 7,4 Juta Ton per Tahun

Khofifah merekomendasikan masyarakat merencanakan menu makanan secara seksama, sehingga tidak ada yang terbuang.

NASIONAL | 17 Oktober 2021

Presiden Jokowi Apresiasi UDG XIV Menampilkan Keberagaman Budaya Nusantara

Presiden Joko Widodo mengapresiasi Utsawa Dharmagita (UDG) Tingkat Nasional XIV tahun 2021 yang menampilkan beragam budaya Nusantara.

NASIONAL | 17 Oktober 2021

Khofifah: Jatim Siap Jadi Tuan Rumah Konfrensi Internasional OIAA

Khofifah berharap, organisasi alumni Al-Azhar menjadi agen perubahan yang dapat memotivasi masyarakat untuk menggapai pendidikan setinggi mungkin.

NASIONAL | 17 Oktober 2021

HUT Kota Singkawang, FIF Group Dukung Pembangunan Taman Cahaya Madani

Pembangunan Taman Cahaya Madani dilakukan dalam waktu dua bulan dengan didukung oleh dana sosial syariah FIF Group.

NASIONAL | 17 Oktober 2021

KPK Bakal Dalami Keterlibatan DPRD Muba di Kasus Suap Dodi Reza Alex Noerdin

KPK bakal mendalami setiap informasi terkait kasus dugaan suap proyek yang menjerat Bupati Musi Banyuasin, Dodi Reza Alex Noerdin. Termasuk keterlibatan DPRD.

NASIONAL | 17 Oktober 2021

Pernikahan Emas, Luhut Bersyukur Miliki Istri Cerdas dan Berhati Ikhlas

Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan bersyukur memiliki istri Devi Pandjaitan Br Simatupang yang saat ini berusia 72 tahun

NASIONAL | 17 Oktober 2021

Kementan Jadikan Kupang Daerah Percontohan Pertanian Terintegrasi

Syahrul Yasin Limpo menetapkan Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur sebagai daerah percontohan pengembangan usaha pertanian terintegrasi.

NASIONAL | 17 Oktober 2021


TAG POPULER

# Guru Honorer


# Kereta Cepat


# Kasus Covid-19


# Piala Thomas


# Dodi Reza Alex Noerdin



TERKINI
Liga 1: Arema Taklukkan Persija

Liga 1: Arema Taklukkan Persija

BOLA | 3 jam yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings