ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Saat Krisis Multidimensi Pascareformasi, Megawati Bangun Kepercayaan Internasional

Kamis, 10 Juni 2021 | 17:13 WIB
MS
CP
Penulis: Markus Junianto Sihaloho | Editor: PAAT
Megawati Soekarnoputri.
Megawati Soekarnoputri. (Antara)

Jakarta, Beritasatu.com – Presiden Kelima Megawati Soekarnoputri dinilai berhasil membangun kepercayaan internasional saat krisis multidimensi pascareformasi. Demikian disampaikan peneliti senior sejarah Indonesia modern yang berbasis di Lyon, Prancis, Remy Madinier, Kamis (10/6/2021).

Remy yang sudah menulis beberapa buku terkait Asia dan Indonesia menyatakan Megawati merupakan sosok pemimpin berkarisma unik. Kompetensi Megawati juga tinggi, sehingga mampu membawa Indonesia keluar dari krisis yang kompleks.

"Indonesia mengalami krisis kompleks dan multidimensi di tahun-tahun pasca Reformasi. Beliau membangun kepercayaan internasional kepada pemerintah Indonesia," ujar Remy.

Remy mendukung pemberian gelar profesor kehormatan dari Universitas Pertahanan (Unhan) kepada Megawati.

ADVERTISEMENT

"Beliau banyak memberikan ide-ide akademis untuk meningkatkan hubungan baik antara pemerintah Indonesia dan pemerintah Prancis dari berbagai aspek, termasuk pertahanan," kata Remy.

Pernyataan senada disampaikan oleh Guru Besar Tetap di bidang Ilmu Administrasi pada Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Indonesia (UI), Chandra Wijaya. Dari perspektif ilmu administrasi, tata pemerintahan yang dilaksanakan Megawati sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan, menurut Chandra, merupakan wujud nyata ilmu pengetahuan kepemimpinan strategis.

Tak heran jika kemudian Megawati menerima beberapa penghargaan doktor kehormatan dari berbagai perguruan tinggi di dalam negeri dan luar negeri. Chandra juga memotret berbagai ide dan gagasan tentang pertahanan dari Megawati yang dituangkan dalam berbagai dokumen negara dan sebagian ditulis dalam bentuk buku-buku monograf.

Misalnya yang berjudul "Pembangunan Kedaulatan Pangan untuk Kemajuan dan Kesejahteraan Bangsa Indonesia" dan "Politik Pendidikan Nasional". Menurut Chandra, kedua artikel ilmiah tersebut merupakan karya ilmiah yang signifikan atas kepemimpinan Megawati dalam memimpin Indonesia mengatasi berbagai krisis pada tahun-tahun pascareformasi.

Chandra menyatakan kepemimpinan Megawati juga memperkuat jati diri bangsa Indonesia yang memegang teguh ideologi Pancasila.

"Saya menilai kontribusi ilmiah Ibu Dr. (H.C) Megawati Soekarnoputri sudah memenuhi syarat dan ketentuan untuk diusulkan menjadi Guru Besar Tidak Tetap di Unhan RI bidang keilmuan Kepemimpinan Strategis," tegas Chandra.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Isu Politik-Hukum Terkini: Prabowo Gelar Ratas di Hambalang

Isu Politik-Hukum Terkini: Prabowo Gelar Ratas di Hambalang

NASIONAL
Terungkap Isi Pertemuan Megawati-Prabowo, Ternyata Terkait Demo Agustus 2025

Terungkap Isi Pertemuan Megawati-Prabowo, Ternyata Terkait Demo Agustus 2025

NASIONAL
Megawati Kritik 'Banjir Aturan': Hukum Bukan Sekadar Kumpulan Pasal

Megawati Kritik 'Banjir Aturan': Hukum Bukan Sekadar Kumpulan Pasal

NASIONAL
Pesan Megawati untuk Akademisi: Jangan Diam Hadapi Kekuasaan!

Pesan Megawati untuk Akademisi: Jangan Diam Hadapi Kekuasaan!

NASIONAL
Megawati Instruksikan Kadernya di DPR Audit Sistem Kereta Api

Megawati Instruksikan Kadernya di DPR Audit Sistem Kereta Api

NASIONAL
Hari Kartini, Megawati Soroti Peran Besar Perempuan

Hari Kartini, Megawati Soroti Peran Besar Perempuan

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon