ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

India Izinkan Tes Vaksin Covid-19 Semprotan Hidung untuk Booster

Rabu, 5 Januari 2022 | 19:31 WIB
SL
SL
Penulis: Surya Lesmana | Editor: LES
Petugas kesehatan melakukan tes Covid-19 terhadap orang-orang yang mengantre di luar stasiun metro di New Delhi pada 2 Januari 2022.
Petugas kesehatan melakukan tes Covid-19 terhadap orang-orang yang mengantre di luar stasiun metro di New Delhi pada 2 Januari 2022. (AFP)

New Delhi, Beritasatu.com - Regulator obat India pada Rabu (5/1/2022) mengizinkan Bharat Biotech melakukan tes tahap akhir vaksin Covid-19 semprotan hidung buatannya untuk dipakai sebagai booster, demikian menurut laporan Mint mengutip ANI.

Produsen vaksin itu mengajukan permohonan uji coba tahap akhir ke Drugs Controller General of India (DCGI) pada Desember. Vaksin intranasal untuk booster akan lebih mudah diberikan pada program vaksinasi massal.

"Komite Pakar Subjek DCGI pada prinsipnya merestui Bharat Biotech untuk melakukan studi keunggulan Tahap III dan studi dosis booster Tahap III' untuk vaksin Covid intranasal dan telah memintanya untuk menyerahkan prosedur resmi persetujuan," menurut laporan tersebut, Rabu.

Bharat Biotech dan DCGI tidak langsung menanggapi Reuters untuk dimintai komentar.

ADVERTISEMENT

Sebagai langkah antisipasi seiring meningkatnya kasus Covid-19 Omicron di seluruh negeri, pada saat Natal otoritas menyetujui pemberian vaksin booster Covid-19. Petugas garda terdepan dan tenaga kesehatan akan menerima booster mulai 10 Januari 2022.

Baca Juga: Omicron Menyebar Cepat, Ibu Kota India Bakal Berlakukan Jam Malam

Otoritas belum menyetujui penggunaan vaksin intranasal Bharat Biotech, BBV154. Pada Agustus BBV154 telah mengantongi izin uji coba tahap menengah sampai akhir.

Media setempat melansir bahwa uji coba tahap menengah BBV154 telah rampung.

Sejauh ini program vaksinasi India didominasi oleh dosis Astrazeneca versi lokal yang diproduksi oleh Serum Institute of India dan vaksin inaktif Bharat Biotech, Covaxin. Keduanya diberikan melalui injeksi.

Pada Rabu otoritas mencatat 58.097 kasus baru Covid-19, dua kali lipat dari empat hari lalu, sehingga totalnya mencapai 35 juta lebih.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Harga Smartphone India Naik hingga Rp 1 Jutaan Imbas Biaya Komponen

Harga Smartphone India Naik hingga Rp 1 Jutaan Imbas Biaya Komponen

OTOTEKNO
Wacana Unik India: Buaya dan Ular Berbisa untuk Jaga Perbatasan

Wacana Unik India: Buaya dan Ular Berbisa untuk Jaga Perbatasan

INTERNASIONAL
Ratusan Orang India Ramai-ramai Jadi Warga Negara Israel, Ada Apa?

Ratusan Orang India Ramai-ramai Jadi Warga Negara Israel, Ada Apa?

INTERNASIONAL
India Meradang setelah Iran Tembak 2 Kapal di Selat Hormuz

India Meradang setelah Iran Tembak 2 Kapal di Selat Hormuz

INTERNASIONAL
Dunkin Donuts Hengkang dari India Setelah 14 Tahun

Dunkin Donuts Hengkang dari India Setelah 14 Tahun

EKONOMI
India Tunda Kunjungan Delegasi ke AS setelah Penetapan Tarif Baru

India Tunda Kunjungan Delegasi ke AS setelah Penetapan Tarif Baru

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon