ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Songsong Indonesia Emas 2045, Aptisi Akan Gelar Rembuk Nasional

Jumat, 17 Juni 2022 | 18:15 WIB
CP
CP
Penulis: Carlos KY Paath | Editor: PAAT
Ketua Umum Aptisi Budi Djatmiko.
Ketua Umum Aptisi Budi Djatmiko. (Istimewa)

Jakarta, Beritasatu.com - Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (Aptisi) akan segera menggelar rembuk nasional sekaligus rapat pengurus pusat pleno I 2022. rembuk nasional tersebut rencananya digelar selama tiga hari, yakni pada 1-3 Juli 2022 di Bali Nusa Dua Convention Centre. Demikian diungkapkan Ketua Umum Aptisi Budi Djatmiko kepada wartawan, Jumat (17/6/22).

"Alhamdulillah, persiapan sudah mantap. Target kami adalah 2.500 peserta dan saat ini yang sudah registrasi tercatat ada sekitar 600 peserta," ujarnya.

Kegiatan tersebut mengusung tema "Menyongsong Indonesia Emas Tahun 2045: Digitalisasi Berbasis Blockchain, Tantangan Masa Depan dan Reformasi Pendidikan Tinggi". "Ya, digitalisasi ini akan menjadi fokus bahasan kami. Karena selama ini kan sistem di Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) masih konvensional, harusnya sudah digital," tegasnya.

Baca Juga: Program Praktisi Mengajar Sangat Dibutuhkan Perguruan Tinggi

ADVERTISEMENT

Sistem konvensional, menurut Budi, cukup menganggu peningkatan mutu pendidikan tinggi Indonesia dan berbagai dampak lainnya. "Ini kan tempatnya orang-orang pintar, masa masih konvensional. Nah, itulah yang akan kita bahas, rektor-rektor se-Indonesia kita undang," tutur Budi.

Selain rektor, Aptisi juga mengundang pimpinan pergurutan tinggi swasta (PTS), yayasan, para dosen, organisasi profesi se-Indonesia, Asosiasi Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (ABBPTSI), Aliansi Penyelenggara Perguruan Tinggi Indonesia (Apperti), Asosiasi Dekan dan Prodi se-Indonesia, dan sebagainya.

Terdapat beberapa permasalahan yang akan dibahas, antara lain persoalan izin belajar dosen, dikotomi perguruan tinggi negeri dan swasta. "Kami akan mengundang kembali untuk menuntaskan permasalahan sekaligus mencari solusi dari permasalahan di PTS, maka perlu rembuk nasional," kata Budi Djatmiko.

Baca Juga: Akademisi: Perlu Regulasi Tanggulangi Radikalisme di Kampus

Rencananya, Presiden Joko Widodo akan membuka acara sekaligus menjadi keyonote speaker. Sementara, narasumber lain akan hadir, yakni Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim, serta Ketua Komisi X DPR Saeful Huda.

"Agar dapat menyelesaikan semua permasalahan PTS secara tuntas. Diharapkan para undangan maupun peserta, membawa usulan tertulis yang akan kami kompilasi dan akan disampaikan kepada Presiden dan Kemendikbud," katanya.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon