ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Merdeka Belajar Jadi Inspirasi untuk Pemulihan Pendidikan

Rabu, 17 Agustus 2022 | 22:53 WIB
MB
YD
Penulis: Maria Fatima Bona | Editor: YUD
Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim membuka secara resmi perhelatan bergengsi International Olympiad in Informatic (IOI) 2022 yang diselenggarakan secara hybrid dipusatkan di Yogyakarta, DIY, Selasa, 9 Agustus 2022.
Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim membuka secara resmi perhelatan bergengsi International Olympiad in Informatic (IOI) 2022 yang diselenggarakan secara hybrid dipusatkan di Yogyakarta, DIY, Selasa, 9 Agustus 2022. (Kemendikbudristek)

Jakarta, Beritasatu.com - Mendikbudristek mengungkapkan bahwa Presidensi G-20 Indonesia terus mendorong Merdeka Belajar kolaborasi global dalam pemulihan pendidikan pascapandemi Covid-19. Hal tersebut dinyatakan Nadiem Makarim dalam Upacara Bendera Peringatan Hari Kemerdekaan ke-77 Republik Indonesia, Rabu (17/8/2022).

"Melalui Education Working Group (EdWG), Indonesia telah memberikan contoh kepada dunia tentang beragam program Kampus Merdeka yang melatih dan membekali generasi muda untuk memasuki dunia kerja sejak di bangku kuliah dengan hak belajar di luar kampus," ujar Nadiem lewat keterangan pers tertulis, Rabu (17/8/2022).

Sementara itu, Dirjen Pendidikan Vokasi (Diksi) Kemendikbudristek, Kiki Yuliati, menuturkan refleksinya di hari kemerdekaan tentang kekuatan vokasi.

Baca Juga: HUT Ke-77 RI, Nadiem Ajak Masyarakat Wujudkan Merdeka Belajar

ADVERTISEMENT

Ia berharap pendidikan vokasi terbukti mampu mengatasi tantangan selama dua tahun ini dengan hasil-hasil karya luar biasa.

"Anak-anak vokasi tidak perlu ragu lagi dengan kemampuannya. Dengan dukungan sistem, pendidikan vokasi harus bisa berkontribusi sangat banyak bagi bangsa," ujar Kiki.

Kiki menuturkan pendidikan vokasi memiliki tiga nilai yang harus selalu melekat, di antaranya; Pertama, nilai pendidikan, pendidikan vokasi harus memenuhi amanat Undang-undang Dasar 1945 dan memenuhi tujuan pendidikan.

Baca Juga: Nadiem Sampaikan Terima Kasih ke Pengguna Merdeka Belajar

Kedua, nilai ekonomi, yakni pendidikan vokasi harus menjadikan lulusannya bermanfaat bagi diri sendiri, bangsa, dan negara.

Ketiga, nilai sosial, yakni pendidikan vokasi harus memberi manfaat dari siswa bagi keluarga dan masyarakat.

"Kita juga ingin pendidikan vokasi terjangkau bagi seluruh masyarakat yang membutuhkannya," ucapnya.

Baca Juga: Program Inovasi Wujudkan Semangat Merdeka Belajar



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon