Indonesia – BOP : Diplomasi Perdamaian dan Risiko HukumSumber: Beritakota.id
Beritakota.id, Jakarta – Gelombang penolakan terhadap rencana bergabungnya Indonesia dalam Board of Peace (BOP) atau Dewan Perdamaian Gaza terus menguat. Sejumlah tokoh, ulama, dan cendekiawan yang tergabung dalam Jalinan Alumni Timur Tengah Indonesia (JATTI) menyatakan sikap tegas menolak keterlibatan Indonesia dalam forum yang disebut diinisiasi oleh Donald Trump tersebut.
Ketua Umum DPP JATTI, Ustaz Bachtiar Nasir, menyampaikan bahwa dari sudut pandang hukum internasional, legalitas serta struktur kelembagaan BOP layak dipertanyakan. Menurutnya, pemerintah Indonesia perlu meninjau ulang secara menyeluruh sebelum mengambil langkah politik yang berpotensi membawa konsekuensi jangka panjang. Ia menegaskan bahwa sikap ini bukan sekadar respons emosional terhadap dinamika politik global, melainkan bentuk kehati-hatian atas potensi implikasi hukum dan kedaulatan negara.
Gempa M 6,2 Guncang Talaud Terasa hingga Manado




