Orang Tua Malika, Bocah Korban Penculikan Alami Trauma

Selasa, 3 Januari 2023 | 21:19 WIB
SY
BW
Penulis: Steveman Ganda Yanto | Editor: BW
Malika, bocah korban penculikan bersama kedua orang tuanya.
Malika, bocah korban penculikan bersama kedua orang tuanya. (Beritasatu.com/Steve Yanto)

Jakarta, Beritasatu.com - Orang tua Malika, bocah korban penculikan di Gunung Sahari, Jakarta Pusat turut mengalami trauma.

Kepala Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri Irjen Asep Hendradiana mengatakan, kedua orang tua Malika trauma berdasar hasil pemeriksaan tim psikiatri RS Polri Kramat Jati.

"Orang tuanya jelas mengalami trauma. Ini tentu jadi pelajaran bukan hanya untuk orang tua M, tetapi kita semua agar kita waspada (kejahatan)," kata Asep di RS Polri Kramat Jati, Selasa (3/1/2023).

Tim psikiatri jiwa forensik RS Polri Kramat Jati turut memberikan pendampingan psikologis kepada kedua orang tua korban yang kini mendampingi perawatan MA.

RS Polri Kramat Jati memastikan seluruh biaya penanganan medis terhadap Malika dan kedua orang tuanya selama menjalani perawatan gratis, karena kasus menjadi atensi berbagai pihak.

"Pendampingan bukan hanya untuk ananda saja, tetapi juga orang tuanya. Bukan hanya aspek psikologi, tetapi juga advokasi sehingga kita akan tahu kondisi pada saat ananda itu hilang," ujarnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon