Kemenlu AS Resmi Gunakan ‘Turkiye’ Bukan ‘Turkey’

Jumat, 6 Januari 2023 | 07:22 WIB
AP
AO
Penulis: Asni Ovier Dengen Paluin | Editor: AO
Recep Tayyip Erdogan.
Recep Tayyip Erdogan. (Antara)

Jakarta, Beritasatu.com – Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat atau Kemenlu AS resmi menggunakan kata ‘Turkiye’ dan tidak lagi menggunakan ‘Turkey’. Penyebutan negara Turkiye akan menjadi penggunaan resmi oleh pemerintahan AS.

Keputusan Kemenlu AS itu berdasarkan permintaan Pemerintah Turki yang disebut protes karena kata ‘Turkey’ dalam bahasa Inggris mengacu pada jenis unggas.

"Kedutaan Besar Turki di AS memang meminta agar kami menggunakan ejaan ini (Turkiye) dalam komunikasi internasional. Kemenlu akan menggunakan ejaan yang Anda lihat hari ini di sebagian besar konteks diplomatik dan bilateral formal, termasuk dalam komunikasi publik," ujar Juru Bicara Kemenlu AS, Ned Price, Kamis (5/1/2023).

Meski demikian, ujarnya, jika menyangkut tentang pemahaman publik yang lebih luas, maka kata ‘Turkey’ tidak dilarang. Apalagi, selama ini masyarakat AS secara umum menggunakan kata tersebut.

Dikutip dari The Guardian, Kementerian Pertahanan AS atau Pentagon telah menulis ‘Turkiye’ sejak Agustus lalu. Sementara, Kemenlu juga terkadang menggunakan ejaan itu di media sosial mereka.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon