Polisi Pulangkan Belasan Orang Simpatisan Lukas Enembe
Kamis, 12 Januari 2023 | 11:41 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Polisi memulangkan belasan orang yang sempat diamankan karena terlibat kericuhan setelah Gubernur Papua Lukas Enembe ditangkap KPK.
Kabid Humas Polda Papua Kombes Ignatius Benny Ady Prabowo mengatakan, sebanyak 14 orang dipulangkan pada Rabu (11/1/2023) bertempat di Ruang Sat Tahti Polres Jayapura dengan penjamin yaitu Kepala Kampung Sabron Sari, Marwan Hasyim.
"Kami mengembalikan ke 14 orang tersebut atas permintaan penjamin yakni Kepala Kampung Sabron Sari, Bapak Marwan Hasyim dan telah bertanda tangan atas surat penjamin pemulangan dan disaksikan oleh keluarga yang bersangkutan," kata Benny dalam keterangannya, Kamis (12/1/2023).
Dikatakan Benny, belasan orang simpatisan Lukas Enembe itu dipulangkan karena berjanji tidak akan mengulangi tidnakan yang melanggar hukum sebagaimana yang mereka lakukan kemarin.
Diketahui, sebanyak 19 orang diamankan terkait kericuhan di Jayapura, Papua setelah Lukas Enembe ditangkap KPK. Sebanyak dua orang yang diamankan di Polres Kota Jayapura dan dua orang yang diamankan di Sentani telah dipulangkan pada Selasa (10/1/2023). Sementara, satu orang meninggal dunia karena terkena peluru nyasar.
Lebih lanjut Benny mengungkapkan, seiring dengan dipulangkannya belasan orang itu ditandatangani juga surat pernyataan dan berita acara penolakan autopsi jenazah korban meninggal dunia akibat bentrok tersebut.
"Penandatanganan surat pernyataan dan berita acara penolakan autopsi mayat tersebut dilakukan oleh keluarga korban yakni atas nama Bapak Joel Wakur dan kemarin langsung dimakamkan di Distrik Sentani Barat Kabupaten Jayapura," ucapnya.
Kemudian, Benny mengungkapkan beberapa barang bukti yang diamankan juga telah dikembalikan kepada keluarga yaitu berupa satu unit mobil Toyota Avanza, satu unit Mobil Toyota Kijang, satu unit mobil Daihatsu Triton, satu unit motor kawasaki D-Tracker dan satu unit handphone merek Vivo.
Sebelumnya, Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius D Fakhiri mengatakan pihaknya telah mengamankan 19 orang terkait kericuhan di Mako Brimob dan Bandara Sentani buntut penangkapan Gubernur Papua, Lukas Enembe oleh KPK.
"19 orang yang kita amankan ini akan diperiksa terkait aksi ricuh dan perlawanan kepada petugas, baik yang di Mako Brimob maupun yang di kawasan Bandara Sentani," ujar Kapolda Fakhiri, Rabu (11/1/2023).
Kapolda juga mengatakan akibat kericuhan di dua lokasi tersebut, satu warga dilaporkan meninggal dunia. Sementara, tiga warga lainnya terkena peluru nyasar.
"Dari 17 orang yang kita amankan di Kabupaten Jayapura, satu orang terkena peluru nyasar dan meninggal dunia, sementara 16 lainnya mengalami luka-luka," ungkap Kapolda.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




