Proses Identifikasi Korban Mutilasi di Ancol Rampung
Kamis, 14 Maret 2013 | 14:29 WIB
Jakarta - Identifikasi delapan potongan tubuh korban mutilasi yang ditemukan di ruko nomor 26D, Komplek Hotel Aston Marina, Ancol, Jakarta Utara, kemarin, Rabu (13/3) sudah selesai dilakukan Tim Inafis Mabes Polri yang tiba di Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat I Raden Said Sukanto, Kramat Jati, Jakarta Timur, sekitar pukul 10.30 WIB. Lima anggota Inafis Mabes Polri keluar dari ruang forensik sekitar pukul 12.30 WIB. Meski demikian tim yang dipimpin AKBP Yusmanto enggan merinci hasil temuannya.
"Identifikasi sudah selesai dilakukan. [Hal] yang pasti, korban laki-laki," kata Yusmanto sesaat setelah keluar ruang forensik.
Sejauh ini keluarga korban yang diketahui bernama Tonny Arifin Doomin (45) dan beralamat di Apartemen River, Pluit, Penjaringan Jakarta Utara, belum terlihat mendatangi RS Polri.
Sebelumnya diberitakan, pengunjung Hotel Marina, Ancol, Jakarta Utara, pada Rabu (13/3) sekitar pukul 21.00 WIB dikagetkan dengan penemuan potongan tubuh manusia yang diduga korban pembunuhan dan mutilasi.
"Penemuan potongan tubuh manusia itu di dalam ruko (rumah toko) Hotel Marina," kata Kepala Polres Metro Jakarta Utara, Komisaris Besar Polisi M Iqbal, saat dihubungi di Jakarta, Kamis dini hari.
Iqbal memperkirakan, potongan jasad yang diduga korban pembunuhan tersebut baru dibuang pelaku, karena kondisinya masih segar. Menurutnya, potongan tubuh manusia tersebut berjenis kelamin lelaki, karena terlihat dari postur badan korban.
Potongan tubuh korban pertama kali ditemukan oleh petugas keamanan Hotel Marina. Petugas keamanan mencurigai bungkusan yang berada di ruko, setelah diperiksa ternyata berisi potongan tubuh manusia. Potongan tubuh manusia itu terbagi tiga potongan besar, yakni kepala dimasukkan ke dalam tas, sedangkan bagian tubuhnya disimpan di dalam kardus.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online




