Pimpinan DPR Klaim Sudah Selektif soal Kunker ke LN
Kamis, 4 April 2013 | 13:31 WIB
Jakarta - Pimpinan DPR mengaku sudah sangat selektif dalam memberikan izin berangkat ke luar negeri bagi rombongan para anggota dewan yang berencana pergi, demi kunjungan kerja (kunker) atau studi banding.
Menurut Ketua DPR, Marzuki Alie, para pimpinan DPR sudah memahami prinsip bahwa para anggota dewan tak bisa begitu saja pergi ke luar negeri. Hal itu disepakati harus dibatasi, sehingga pekerjaan anggota dewan tak dianggap hanya jalan-jalan ke luar negeri.
"Makanya, pimpinan itu sudah sangat selektif," kata Marzuki di Jakarta, Kamis (4/4).
Dalam hal itu, Marzuki pun mengakui bahwa pihaknya kali ini hanya mengizinkan kunker yang akan dilakukan Komisi I DPR ke Ukraina dan Turki, serta rencana Badan Kerjasama Antar Parlemen DPR terkait sejumlah Rancangan Undang-Undang (RUU).
Sementara soal rencana Kunker Komisi III DPR ke Prancis, Belanda, Inggris dan Rusia untuk RUU KUHP dan KUHAP, pada 14-19 April nanti, menurut Marzuki pula, perizinannya memang sudah disampaikan ke pimpinan DPR. Dia pun mengaku bahwa pilihan negara (tujuan) itu sudah dikomunikasikan dengan kedutaan negara setempat, melalui proses yang amat panjang.
Marzuki mengatakan, pihaknya kini masih menunggu komunikasi lebih lanjut antara pimpinan komisi dengan duta besar di negara tujuan. Diharapkan nantinya, akan keluar rekomendasi dari dubes bersangkutan.
"Baru (kemudian) disetujui, dan dilihat apakah jadwalnya klop atau tidak," tandas Marzuki.
Sebelumnya diketahui, Komisi Pertahanan dan Luar Negeri (Komisi I) DPR dalam waktu dekat berencana melakukan kunker ke Ukraina, untuk menjajaki pembelian senjata bagi Tentara Nasional Indonesia (TNI).
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




