Usakti Siap Penuhi Kebutuhan Sarjana Teknik
Selasa, 9 April 2013 | 21:15 WIB
Jakarta - Ketersediaan sumber daya manusia dengan kualifikasi tenaga profesional dan pendidikan tinggi di bidang teknik indonesia masih jauh dari cukup. Terlebih, meningkatnya intensitas pembangunan infrastruktur di Indonesia dipastikan akan meningkat dalam beberapa dekade mendatang.
Berdasarkan data Persatuan Insinyur Indonesia (PII), Indonesia membutuhkan sumber daya manusia dengan kualifikasi profesional dan pendidikan tinggi di bidang teknik sebanyak 2, 75 juta orang hingga tahun 2025. Sedangkan saat ini, baru tersedia sekitar 750.000 insinyur dari berbagai bidang di Indonesia.
"Kebutuhan dunia kerja terhadap sarjana teknik terutama teknik sipil memang sangat tinggi, jumlah 750.000 itu tidak sebanding dengan penduduk Indonesia, oleh karenanya kami selalu berusaha untuk menyediakan lulusan teknik yang terbaik, dari segi kualitas maupun kuantitas," kata Dekan Fakultas Teknik Sipil & Perencanaan Universitas Trisakti Bambang Endro Yuwono, Selasa (9/4).
Bambang memperkirakan, Indonesia harus mencetak sedikitnya 185.000 sarjana teknik per tahunnya pada tahun 2025 agar tujuan pembangunan infrastruktur tercapai. Saat ini, Sarjana Teknik hanya bertambah 37.000 per tahun dan jumlah tersebut masih sangat kurang,
"Apalagi dalam rangka mengimplementasikan Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) yang menargetkan Indonesia masuk dalam 10 besar dunia pada tahun 2030," Ujar Bambang yang pada 2011 lalu meraih prestasi sebagai Kepala Prodi berprestasi peringkat tiga Kopertis Wilayah tiga.
Dijelaskan, Teknik Sipil Universitas Trisakti merupakan 1 dari 6 Universitas Swasta yang berakreditasi A dari sekitar 350 Universitas yang memiliki Program Studi (Prodi) Teknik Sipil di Indonesia. Oleh sebab itu kedepannya, pihaknya optimis dapat membantu memenuhi kebutuhan sarjana teknik di Indonesia.
Fakultas Teknik Universitas Trisakti sendiri berhasil mengungguli Perguruan Tinggi Swasta lainnya dan menempati peringkat pertama nasional sebagai kampus terfavorit untuk program studi teknik berdasarkan Survei Pusat Data dan Analisis Tempo dalam buku Panduan Memilih Perguruan Tinggi 2013.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online




