Pertama Kali Setelah 64 Balapan, McLaren Gagal Raup Poin
Senin, 10 Juni 2013 | 04:51 WIB
Montreal - Tim elite Formula 1 McLaren makin terpuruk musim ini. Jangankan juara seri, finis di podium pun belum pernah diraih setelah tujuh grand prix digelar.
Puncaknya adalah Grand Prix Kanada hari Minggu (9/6) ketika dua pembalapnya Jenson Button dan Sergio Perez gagal meraih poin, yang pertama kali dalam 64 seri terakhir yang diikuti tim Inggris tersebut.
"Berakhirnya era dimana kami selalu mendapat poin memang agak mengecewakan," kata prinsipal tim Martin Whitmarsh.
"Sore ini memang sulit. Kami salah melakukannya. Seharusnya kami memulai dengan ban utama (keras). Kami memakai ban opsi (lunak) terlalu lama, terjebak di rombongan dan kehilangan banyak waktu," ucapnya mengomentari balapan di Montreal itu.
"Dalam kasus Jenson, kami menetapkan target waktu putaran yang terlalu lambat – seharusnya dia bisa jauh lebih kencang. Seharusnya dia bisa menekan untuk mendapat poin. Kami tidak cukup kencang untuk berada di depan, namun seharusnya kami bisa dapat poin."
Perez finis ke-11 di Sirkuit Gilles Villeneuve, hanya satu tangga dari wilayah poin, sedangkan Button persis di belakangnya. Bahkan ketika Adrian Sutil yang di posisi enam dihukum penalti drive through, Perez tetap tidak bia masuk ke zona poin.
"Ini sangat mengecewakan, bukan balapan seperti yang kami harap, dan yang terburuk terkait kecepatan mobil," kata Perez.
"Aku berusaha keras melakukan yang terbaik agar bisa menghibur para penggemar asal Meksiko yang datang mendukungku. Aku selalu ingin memberi mereka sesuatu yang spesial karena mereka sungguh mendukungku, mencintai F1 dan aku bangga pada mereka," kata pembalap Meksiko itu.
Tanda-tanda kemunduran McLaren sudah terlihat ketika andalannya, Lewis Hamilton, memilih hengkang ke Mercedes di akhir musim 2012, salah satunya karena kecewa dengan kinerja mobil McLaren. Tak berhenti sampai di situ, Mercedes juga membajak direktur teknik McLaren, Paddy Lowe, ketika musim 2013 sudah bergulir.
McLaren terakhir merengkuh juara dunia bersama Hamilton musim 2007, dan sebelumnya juga berjaya di era Mika Hakkinen.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online




