Dividen Indospring Akan Menyesuaikan Jumlah Saham Pasca "Right Issue"

Jumat, 12 Juli 2013 | 14:52 WIB
WP
WP
Penulis: Whisnu Bagus Prasetyo | Editor: WBP
Ilustrasi IHSG
Ilustrasi IHSG (Investor Daily)

Jakarta - Perusahaan di sektor manufaktur, PT Indopsring Tbk (INDS) akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di bulan September 2013 untuk memenuhi komitmen pembagian dividen sebesar Rp 149,625 miliar yang sudah disetujui pemegang saham dalam RUPS Tahunan pada tanggal 21 Juni 2013.

Corporate Secretary Indopsring Satria Utama mengatakan, agenda RUPSLB tersebut salah satunya penetapan kembali daftar pemegang saham yang berhak mendapat (dividen recording date dividen tunai), penyesuaian jumlah saham yang bertambah akibat pelaksanaan right issue (PUT II), dan nilai dividen per lembar saham.

"Hal ini terkait dengan permintaan dari Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk memenuhi ketentuan yang berlaku," kata Satria dalam keterangan tertulisnya, Jumat (12/7).

PUT II INDS sudah efektif per tanggal 20 Juni 2013 dimana 3 saham lama akan mendapatkan hak memesan terlebih dahulu 2 saham baru yang ditawarkan dengan Rp 1.700 per saham. Total PUT II ini senilai Rp 357 miliar dan jumlah saham beredar akan menjadi 525 juta lembar.

Penerimaan dana hasil PUT II akan digunakan sebanyak 51,41 persen untuk pembelian 1 line mesin leaf spring di pabrik III-B, sebanyak 31,07 persen untuk pembelian mesin dan pembangunan gedung pabrik coil spring khususnya hot coil spring, dan sisa dana sebanyak 17,52 persen digunakan untuk tambahan modal kerja.

Sampai saat ini, perdagangan HMETD masih berlangsung sampai tanggal 19 Juli 2013 sesuai dengan Prospektus yang diterbitkan.

INDS di tahun 2013 ini menargetkan penjualan sebesar Rp 1,744 miliar atau tumbuh sekitar 18 persen dibandingkan tahun lalu di tahun 2012, sebesar Rp 1,477 miliar.

Perkiraan laba bersih tahun 2013 sekitar Rp 151 miliar atau bertumbuh sekitar 13% dibandingkan tahun lalu sekitar Rp 134 miliar.

INDS adalah sebuah industri yang memproduksi pegas daun maupun pegas keong yang diproduksi secara proses dingin dan panas, dengan lisensi dari Mitsubishi Steel Manufacturing, Jepang.

INDS berada dibawah divisi produsen suku cadang otomotif Indoprima Group, yang merupakan salah satu grup produsen suku cadang otomotif independen terbesar di Indonesia.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon