Pemilihan Parfum
Antara Parfum dan Imun Tubuh
Senin, 10 Oktober 2011 | 10:59 WIB
Penelitian menemukan cara kita memilih parfum ternyata ada pengaruh dari sistem imun tubuh.
Pernahkah Anda merasa kesulitan mencari parfum yang tepat untuk pasangan? Ternyata hal ini ada alasannya.
Penelitian terkini menemukan, saat mencari parfum, tanpa sadar kita tertarik pada aroma yang membuat aroma tubuh alami kita makin wangi.
Karenanya, sulit untuk orang lain membelikan parfum yang kira-kira cocok dengan kita, begitu pun jika Anda mencoba membelikan parfum yang tepat untuk pasangan.
Ahli aroma yang berbasis di Charles University, Praha, dr Jan Havlicek mengungkap, amat jarang seseorang mencari parfum yang ditujukan untuk menutupi aroma asli tubuh.
Menurutnya, tanpa sadar, manusia memilih parfum yang berbaur dengan aroma tubuh kita.
Dikutip dari Sunday Telegraph, Havlicek mengatakan, "Parfum sudah digunakan oleh manusia sejak ribuan tahun lalu, dan selalu dipikir, parfum digunakan untuk menutup aroma tubuh alami supaya kita beraroma wangi dan menarik bagi orang lain."
Padahal, kata Havlicek, "Penelitian kami menemukan adanya koneksi kuat antara wangi parfum dan aroma tubuh. Manusia memilih wewangian untuk mengkomplemen aroma tubuhnya sendiri. Ini mungkin alasan mengapa kita sulit membeli parfum untuk orang lain."
Sementara Profesor Tim Jacob, ahli aroma dan rasa dari Cardiff University mengatakan, "Manusia tertarik pada aroma orang lain yang memiliki imun sistem berbeda. Hal ini memberikan pengertian dari sisi biologis, karena manusia mencari kesepadanan dalam hal tersebut supaya anaknya bisa memiliki paduan sistem imun yang sama-sama baik dan kuat."
Ada korelasi statistik yang menunjukkan hubungan antara tipe imun dan ketertarikan terhadap aroma manusia. Saat memilih parfum, diketahui kita mencari aroma yang merefleksikan kekuatan sistem tubuh kita, jelas Jacob.
Pernahkah Anda merasa kesulitan mencari parfum yang tepat untuk pasangan? Ternyata hal ini ada alasannya.
Penelitian terkini menemukan, saat mencari parfum, tanpa sadar kita tertarik pada aroma yang membuat aroma tubuh alami kita makin wangi.
Karenanya, sulit untuk orang lain membelikan parfum yang kira-kira cocok dengan kita, begitu pun jika Anda mencoba membelikan parfum yang tepat untuk pasangan.
Ahli aroma yang berbasis di Charles University, Praha, dr Jan Havlicek mengungkap, amat jarang seseorang mencari parfum yang ditujukan untuk menutupi aroma asli tubuh.
Menurutnya, tanpa sadar, manusia memilih parfum yang berbaur dengan aroma tubuh kita.
Dikutip dari Sunday Telegraph, Havlicek mengatakan, "Parfum sudah digunakan oleh manusia sejak ribuan tahun lalu, dan selalu dipikir, parfum digunakan untuk menutup aroma tubuh alami supaya kita beraroma wangi dan menarik bagi orang lain."
Padahal, kata Havlicek, "Penelitian kami menemukan adanya koneksi kuat antara wangi parfum dan aroma tubuh. Manusia memilih wewangian untuk mengkomplemen aroma tubuhnya sendiri. Ini mungkin alasan mengapa kita sulit membeli parfum untuk orang lain."
Sementara Profesor Tim Jacob, ahli aroma dan rasa dari Cardiff University mengatakan, "Manusia tertarik pada aroma orang lain yang memiliki imun sistem berbeda. Hal ini memberikan pengertian dari sisi biologis, karena manusia mencari kesepadanan dalam hal tersebut supaya anaknya bisa memiliki paduan sistem imun yang sama-sama baik dan kuat."
Ada korelasi statistik yang menunjukkan hubungan antara tipe imun dan ketertarikan terhadap aroma manusia. Saat memilih parfum, diketahui kita mencari aroma yang merefleksikan kekuatan sistem tubuh kita, jelas Jacob.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ARTIKEL TERPOPULER
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Trump Sesumbar AS Mudah Buka Selat Hormuz dan Ambil Minyak Iran




