Rekayasa Lalu Lintas di Jakarta Tak Efektif

Selasa, 22 Oktober 2013 | 13:50 WIB
HS
JS
Penulis: Hotman Siregar | Editor: JAS
Boy Bernardi Sadikin.
Boy Bernardi Sadikin. (Dok. PDIP-Jabar)

Jakarta-Rekayasa lalu lintas di Jakarta dinilai tak berjalan efektif. Hal itu terlihat dari semakin semrawutnya lalu lintas di Ibu Kota. Anggota Komisi D (Bidang Pembangunan) DPRD DKI Jakarta Boy Bernardi Sadikin mengakui hal tersebut. Menurut dia kemacetan di sekitar Pasar Tanah Abang terjadi lagi akibat rekayasa lalu lintas tak berfungsi.

"Arus lalu lintas mana yang berhasil di rekayasa di Jakarta? Enggak ada. Malahan, banyak putaran balik (U turn) yang dibuat sesuka hati. Seharusnya putaran balik itu harus direkayasa secara baik agar tidak terjadi kemacetan parah," tutur Boy di Jakarta, Selasa (22/10).

Menurut Boy, U turn itu tidak boleh dibuat sesuai kepentingan pemilik gedung. Sebab, bila hal itu dilakukan semua pemilik gedung akan meminta hal serupa kepada Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta.

"U turn itu jangan sampai jadi ajang bisnis oleh okum pejabat di Dishub. Dishub harus peka terhadap kepentingan publik secara umum dan bukan untuk kepentingan segelintir orang," katanya.

Terkait dengan gagalnya rekayasa lalu lintas di Tanah Abang, Boy menilai hal itu karena tidak ada perencanaan yang matang. Akibatnya Tanah Abang kembali macet dan bukan tidak mungkin kemacetan seperti dulu akan terjadi bila tak ada empati untuk melakukan rekayasa lalu lintas.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Udar Pristono, mengatakan Dishub DKI kembali melakukan rekayasa lalu lintas di kawasan tersebut untuk meningkatkan ketertiban angkutan umum. Pengaturan dilakukan bagi penumpang angkutan umum yang akan menuju Kota, Jembatan Lima, Kebayoran Lama, dan Meruya Ilir.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon