Kedutaan Iran di Lebanon Dibom, 22 Tewas

Selasa, 19 November 2013 | 18:15 WIB
HA
B
Penulis: Heru Andriyanto | Editor: B1
Dua ledakan bom mengguncang Kedutaan Iran di Lebanon, menewaskan sedikitnya 22 orang, 19 November 2013. Diduga salah satunya disebabkan oleh bom mobil.
Dua ledakan bom mengguncang Kedutaan Iran di Lebanon, menewaskan sedikitnya 22 orang, 19 November 2013. Diduga salah satunya disebabkan oleh bom mobil. (AFP)

Beirut – Sedikitnya 22 orang termasuk seorang diplomat senior tewas dalam dua ledakan yang mengguncang Kedutaan Iran di Beirut, ibukota Lebanon, Selasa (19/11).

Atase kebudayaan Iran, Ebrahim Ansari, termasuk di antara korban tewas dan pihak berwajib mengatakan jumlah korban sangat mungkin bertambah.

Cuplikan video televisi memperlihatkan mobil-mobil terbakar, mayat-mayat bergelimpangan di jalan serta bangunan hancur.

Iran merupakan pendukung utama kelompok militan Lebanon, Hezbollah, yang mengirim orang-orangnya ke Suriah untuk mendukung rejim Bashar al-Assad.

Menurut sejumlah laporan, ledakan pertama disebabkan oleh pelaku bom bunuh diri, sementara ledakan kedua berasal dari bom mobil. Pihak berwajib belum mengkonfirmasi laporan ini.

Duta Besar Iran untuk Beirut membenarkan kematian Ansari di stasiun televisi Hezbollah, al-Manar, namun belum jelas apakah korban berada di gedung kedutaan atau masih di kediaman resminya di dekat situ.

Ansari baru menjabat di sana bulan lalu.

Iran menyalahkan Israel atas serangan itu, yang segera dibantah. Pemerintah Suriah mengeluarkan pernyataan mengecam serangan.

Beirut Selatan, termasuk area tempat Kedutaan Iran berada, dianggap sebagai markas Hezbollah. Dalam beberapa bulan terakhir, wilayah itu sering mendapat serangan.

Pejabat pelaksana perdana menteri Najib Mikati menyebut serangan itu sebagi "aksi teroris pengecut", kata kantor berita Lebanon, NNA.

"Tujuan serangan itu adalah untuk mengacaukan situasi di Lebanon dan menjadikan tempat ini sebagai arena untuk menyampaikan pesan," tambahnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon