Akbar Tandjung: Tidak Ada Evaluasi Pencapresan ARB
Sabtu, 23 November 2013 | 03:09 WIB
Jakarta - Ketua Dewan Pertimbangan DPP Partai Golkar Akbar Tandjung menegaskan tidak ada dan tidak pernah mewacanakan evaluasi pencapresan Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie (ARB) selama pelaksanaan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) V PG.
Akbar hanya meminta agar mengevaluasi strategi pemenangan dan tim kampanye ARB dan Partai Golkar.
"Tidak ada evaluasi pencapresan. Cukup strategi saja yang diubah," kata Akbar saat menyampaikan pengarahan pada Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) V Partai Golkar 2013 di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Jum’at (22/11).
Mantan Ketua Umum Partai Golkar ini mengakui elektabilitas ARB masih rendah dan perlu dicermati. Namun kondisi itu bukan mengevaluasi ARB sebagai capres, tetapi perlu mengatur ulang strategi kampanye dan pemenangannya.
Menurutnya, evaluasi strategi misalnya terhadap tim suksesnya kurang maksimal atau iklannya kurang menarik dan tidak dilihat orang.
Sikap Akbar ini berbeda dengan kritiknya yang dilontarkan selama ini mengevaluasi pencapresan ARB. Alasannya, elektabilitasnya masih rendah.
Rapimnas V Partai Golkar 2013 berlangsung selama dua hari dari Jumat (22/11) hingga -Sabtu (22/11). Rapimnas dihadiri oleh pengurus 33 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar tingkat Provinsi.
Pada kesempatan itu, PG juga meluncurkan Visi Indonesia menuju 2045. Visi Indonesia 2045 berisikan program konkrit yang bisa membawa bangsa ini menjadi bangsa yang maju dalam usia seratus tahunnya.
Jika memenangkan pemilu 2014, PG akan memakai itu sebagai kebijakan politik membangun negara ini.
"Saya bangga, Partai Golkar membuktikan diri sebagai the party of ideas, sebuah partai yang menawarkan ide dan gagasan bagi bangsa kita," kata Ketua Umum PG Aburizal Bakrie (ARB) pada peluncuran Visi Indonesia menuju 2045 di sela-sela Rapimnas.
Ia menjelaskan PG bukan partai yang semata mengejar kekuasaan atau memperjuangkan kepentingan orang per orang semata. Akan tetapi Golkar mempersembahkan konsep-konsep dan program yang nyata lewat Visi Indonesia menuju 2045.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online




