Presiden SBY Diminta Lebih Serius Perhatikan Keselamatan di Jalan

Sabtu, 25 Januari 2014 | 13:16 WIB
AB
AB
Penulis: Anselmus Bata | Editor: AB
Ilustrasi kecelakaan lalu lintas
Ilustrasi kecelakaan lalu lintas (ANTARA FOTO/Adhitya Hendra)

Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) diharapkan lebih serius memperhatikan berbagai aspek yang terkait dengan keselamatan pengendara dan pengguna jalan raya. Presiden bisa menggerakkan kementerian terkait, yakni Kementerian Perhubungan, Kementerian Pekerjaan Umum,  Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, Kementerian Kesehatan, Kementerian Perindustrian, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, dan Kepolisian Republik Indonesia, serta BUMN, agar lebih serius meminimalisasi kecelakaan di jalan raya, sekaligus menangani masalah yang dialami pengguna jalan.

Pernyataan tersebut disampaikan Ketua Umum Road Safety Association (RSA), Edo Rusyanto, di Jakarta, Sabtu (25/1), sehubungan dengan rencana pencanangan "Gerakan Nasional Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas", Minggu (26/1).

"Kami berharap lalu lintas jalan Indonesia kian humanis dengan tingkat fatalitas yang minim. Kecelakaan lalu lintas di jalan sudah terlalu banyak merenggut anak bangsa. Sepanjang 1992-2013, sekitar 300.000 orang tewas di jalan raya," ujar Ed.

Dikatakan, pemerintah dan seluruh elemen masyarakat tak boleh berdiam diri atas berbagai kasus kecelakaan di jalan raya. Tahun lalu, setiap hari terjadi 200 kasus kecelakaan dan setiap jam kecelakaan tersebut merenggut tiga jiwa.

"Mestinya semua bertindak untuk memangkas potensi kecelakaan lalu lintas jalan melalui apa saja yang bisa dilakukan, mulai dari hal kecil, mulai dari sekitar kita, dan mulai dari sekarang," tegasnya.

Pihaknya berharap pencanangan "Gerakan Nasional Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas" menjadi momentum untuk mengingatkan seluruh para pemangku kepentingan agar lebih serius mengampanyekan kesadaran berkendara yang aman dan selamat di Indonesia.

Selain itu, Presiden SBY juga diharapkan terus mendorong terciptanya penegakan hukum lalu lintas jalan yang tegas, konsisten, kredibel, transparan, dan tidak pandang bulu, sekaligus mengajak masyarakat untuk lebih bermartabat saat berlalu lintas.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon