Pangeran William dan Harry Bantu Tangani Banjir
Sabtu, 15 Februari 2014 | 09:28 WIB
London - Pangeran William dan Harry turun ke jalan, Jumat (14/2), untuk membantu melindungi sebuah desa yang terancam banjir di selatan Inggris.
Mereka tertangkap kamera sedang mengangkat karung pasir bersama tentara untuk menangkal kenaikan arus air yang telah menyapu wilayah tersebut.
Kedua pangeran, yang sempat bertugas di angkatan bersenjata, bergabung dengan kru darurat di pagi hari di desa Sungai Thames dari Datchet, dekat Kastil Windsor.
Sejumlah foto menunjukkan keduanya basah kuyup dan terendam air hingga batas lutut. Mereka sedang mengoper karung pasir di dekat sebuah sekolah.
Harry (29) yang sempat mengikuti akademi militer dan William (32), yang meninggalkan Angkatan Udara Inggris tahun lalu, mengenakan pakaian sipil dalam kesempatan tersebut.
Kegiatan mereka tidak diumumkan sebelumnya. Kantor pers istana menyebut aktivitas ini sebagai kunjungan pribadi oleh pewaris tahta kedua dan keempat Kerajaan Inggris.
The Daily Mail mengutip seorang pejabat istana yang tidak mau disebutkan namanya bahwa kedua pangeran baru memutuskan ikut turun ke jalan pada Rabu malam dan tidak ingin rencana mereka dipublikasikan media.
William dan Harry bergabung dengan anggota lain keluarga kerajaan dalam membantu penanganan banjir yang telah merendam wilayah pantai selatan Inggris, daerah dataran rendah Somerset dan Lembah Thames di wilayah barat London. Ratusan barang milik warga ikut hanyut setelah Sungai Thames meluap.
Awal bulan ini, ayah mereka, Pangeran Charles, mengunjungi area yang terkena banjir di Somerset serta bertemu dengan warga, petani dan personel layanan darurat.
Sementara Ratu Elizabeth II mengirimkan makanan dan selimut dari tempat peternakan kerajaan di Windsor kepada para petani yang tanahnya terendam.
Sejumlah kalangan memuji aksi solidaritas dua pangeran muda ini. Sebagian publik mengatakan ini adalah apa yang para bangsawan harusnya lakukan, yaitu melakukan tindakan nyata untuk mengekspresikan keprihatinan dan terjun ke lapangan untuk menolong warga yang membutuhkan.
Bencana banjir berada pada titik krisis di Inggris yang mengalami banjir terparah pada Januari silam sejak tahun 1766.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online




