Sumber Ledakan Gudang Amunisi Berasal dari TNT

Rabu, 5 Maret 2014 | 18:27 WIB
BM
B
Penulis: Bayu Marhaenjati | Editor: B1
Seorang personel TNI AL menyisir lokasi ledakan di Markas Kopasaka, Pondok Dayung, Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (5/2).
Seorang personel TNI AL menyisir lokasi ledakan di Markas Kopasaka, Pondok Dayung, Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (5/2). (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)

Jakarta - Sumber ledakan di gudang amunisi Markas Satuan Komando Pasukan Katak Armada Barat TNI AL, di Pondok Dayung, Tanjung Priok, Jakarta Utara, berasal dari TNT.

Kepala Staf Angkatan Laut, Laksamana TNI Marestio mengatakan, di dalam gudang, selain ada amunisi ringan senjata laras pendek dan laras panjang, ada juga TNT yang dititipkan dari kapal yang sedang bersandar.

"Selain amunisi pistol, ada amunisi (TNT) kapal yang sedang docking. Amunisi meledak dan ada TNT, itulah yang menyebabkan ledakan. Sedang ditelusuri jenisnya," ujar Marestio, usai membesuk korban, di Rumah Sakit Angkatan Laut Dr. Mintohardjo, Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, Rabu (5/3).

Dikatakan Marsetio, kejadian meledaknya gudang amunisi itu merupakan musibah dan tidak ada sabotase.

"Kejadian ini murni tidak ada unsur-unsur sabotase. Semuanya musibah," tegasnya.

Menurutnya, sebelum meledak, ada kepulan asap di dalam gudang. Kemudian, sejumlah anggota pemadam berusaha memadamkan.

"Ada asap. Kemudian, tim pemadam berupaya memadamkan. Tak lama meledak. Kami akan melakukan investigasi lebih lanjut, mengapa bisa meledak," bilangnya.

Menyoal berapa jumlah amunisi yang disimpan di dalam gudang itu, Marsetio, belum bisa memastikannya. "Ini sedang diinvestigasi berapa jumlah amunisi," jeas Marestio.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon